Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Cucun Ahmad Syamsurijal. (Foto: Humas PKB)

Politik

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

RABU, 08 APRIL 2026 | 18:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Cucun Ahmad Syamsurijal, membuka Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala di Hotel Aria, Rabu sore, 8 April 2026.

Kang Cucun, sapaan akrabnya, membawa mandat khusus dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Ia menegaskan kader PKB di Kalimantan Selatan harus menunjukkan kinerja nyata dan konsistensi dalam mendampingi masyarakat, bukan sekadar muncul saat menjelang pemilu.

"Kader PKB harus hadir setiap saat di tengah rakyat. Jangan menjadi 'tamu 5 tahunan' yang hanya muncul saat butuh suara. Buktikan kerja terbaik kalian di lapangan secara konsisten," tegas Cucun. 


Dia menekankan konsistensi pelayanan kepada masyarakat merupakan jati diri PKB. Menurutnya, kehadiran kader tidak boleh bersifat musiman, melainkan harus menjadi gerakan yang terus hidup dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat.

"PKB harus konsisten melayani. Kita ingin kader hadir bukan hanya saat kampanye, tapi benar-benar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Inilah yang kita sebut sebagai politik kehadiran," ujarnya.

Lebih lanjut, Cucun yang juga jabat Wakil Ketua DPR RI itu menegaskan bahwa PKB harus tampil sebagai pelopor dalam membangun semangat gotong royong di tengah masyarakat.

"PKB adalah pelopor gotong royong. Kader harus mampu menggerakkan solidaritas sosial, membantu masyarakat, dan menjadi penghubung solusi di tengah berbagai persoalan. Politik kita adalah politik kehadiran—hadir, bekerja, dan dirasakan manfaatnya," tambahnya.

Selain penguatan internal partai, Kang Cucun juga menginstruksikan seluruh kader untuk bersinergi menyukseskan program strategis Presiden Prabowo Subianto. Salah satu isu lokal yang menjadi sorotan adalah penanganan sampah di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia.

Fraksi PKB di DPRD diminta untuk berkolaborasi aktif dengan pemerintah kota guna mencari solusi inovatif terkait isu lingkungan tersebut.

"PKB harus menjadi bagian dari solusi, terutama dalam mendukung program pusat yang berdampak langsung pada kesejahteraan dan kebersihan daerah," tambahnya.

Ada yang berbeda dalam gelaran Muscab kali ini. PKB kini meninggalkan sistem pemungutan suara (voting) dan beralih sepenuhnya ke prinsip musyawarah melalui jenjang uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Proses seleksi pimpinan DPC kini dilakukan melalui dua tahap ketat. Tahap 1 Tes Kompetensi, untuk mengukur kapabilitas manajerial dan visi politik dan Tahap 2 Wawancara dan Penandatanganan Kontrak Komitmen Kerja, guna memastikan loyalitas dan integritas dalam membesarkan partai.

Sistem ini diterapkan untuk menjamin bahwa nahkoda partai di tingkat daerah memiliki kualitas tinggi dan komitmen penuh terhadap garis perjuangan partai.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota Komisi VII DPR RI/Bendahara Umum LKN DPP PKB Kaisar Abu Hanifah, Walikota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR, serta jajaran ulama seperti Rais Syuriyah PCNU Kota Banjarmasin KH. Mahran Yasin, Lc. dan Pimpinan Ponpes Manbaul Ulum KH. Gazali Mukeri. 

Hadir pula Ketua KPU Kota Banjarmasin beserta jajaran, pimpinan lintas partai politik, serta perwakilan Badan Otonom (Banom) NU dari Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala. 

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya