Berita

Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Rabu, 8 April 2026. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Pemerintah Belum Pastikan Kenaikan Harga Plastik

RABU, 08 APRIL 2026 | 15:21 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah masih mengkaji dampak kenaikan harga produk plastik di pasar meski harga bahan baku sudah melonjak hingga 30-60 persen per April 2026. 

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan pemerintah belum bisa memastikan apakah kenaikan tersebut akan berdampak langsung pada harga jual ke konsumen.

“Saya belum bisa menjawab itu tapi pasti akan kita monitor,” ujar Faisol saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Rabu, 8 April 2026. 


Ia menyebut saat ini pemerintah fokus menjaga pasokan bahan baku agar industri tidak terganggu, di tengah kenaikan harga nafta akibat konflik geopolitik. 

Faisol menegaskan koordinasi dengan asosiasi industri terus dilakukan agar dampak di sektor hilir tetap terkendali.

“Ya kita terus meminta asosiasi untuk melakukan koordinasi lebih intens dengan kami kementerian dan lembaga supaya hal-hal semacam ini bisa terus kita jaga agar hilir itu tidak mengganggu pasokan maupun daya beli masyarakat,” lanjutnya.

Menurutnya, pemerintah juga masih memantau kondisi ketersediaan bahan baku di dalam negeri sebelum mengambil langkah lebih lanjut. 

Sejauh ini, pasokan dinilai masih relatif aman meski membutuhkan keputusan strategis terkait impor dan ekspor.

“Masih di dalam monitor kita, sepertinya tidak terlalu terganggu untuk bahan baku. Tapi memang harus ada keputusan besar mengenai ekspor, mengenai impor,” pungkasnya.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya