Berita

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ono Surono dan istrinya, Setyowati Anggraini Saputro/Facebook Setyowati Anggraini Saputro

Hukum

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

SELASA, 07 APRIL 2026 | 13:08 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Setyowati Anggraini Saputro, istri dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono. 

Jurubicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa Setyowati diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. 

Setyowati, yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Wanoja Perjuangan Jabar sekaligus kader PDIP, telah memenuhi panggilan penyidik di Gedung Merah Putih KPK.


Langkah pemeriksaan ini merupakan kelanjutan dari upaya paksa yang dilakukan KPK sebelumnya. Pada Rabu 1 April 2026, tim penyidik telah menggeledah kediaman Ono Surono di dua lokasi berbeda, yaitu di Bandung dan Indramayu. 

Di Bandung, penyidik mengamankan berbagai dokumen, barang bukti elektronik (BBE), serta uang tunai senilai ratusan juta Rupiah. Di  Indramayu, tim penyidik menyita sejumlah dokumen tambahan dan barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara.

Ono Surono sendiri sebelumnya telah diperiksa pada 15 Januari 2026 terkait dugaan aliran dana dari salah satu tersangka bernama Sarjan.

Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Desember 2025 yang menjerat Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang ayahnya (HM Kunang), dan seorang pihak swasta bernama Sarjan.

Berdasarkan konstruksi perkara KPK, berikut adalah rincian aliran dananya.

Sebesar Rp9,5 miliar yang diberikan Sarjan kepada Ade melalui perantara ayahnya dalam empat kali penahapan selama periode Desember 2024 hingga Desember 2025. Ade juga diduga menerima gratifikasi dari pihak lain sepanjang tahun 2025 dengan nilai mencapai Rp4,7 miliar.

Secara keseluruhan, KPK menduga Ade Kuswara menerima dana sebesar Rp14,2 miliar.

Selain keluarga Ono Surono, penyidik KPK telah memanggil sejumlah pejabat dan politisi lintas partai untuk mendalami aliran dana dari tersangka Sarjan dan Bupati Ade Kuswara. 

Hingga saat ini, KPK masih terus memperkuat bukti-bukti untuk menuntaskan perkara suap yang melibatkan anggaran proyek di lingkungan Pemkab Bekasi tersebut.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya