Berita

Ilustrasi

Nusantara

Stok Pangan Terjaga, Harga Tetap Terkendali di April 2026

SABTU, 04 APRIL 2026 | 17:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tetap terkendali memasuki April 2026. 

Evaluasi kondisi sepanjang Maret 2026 menjadi dasar penguatan langkah ke depan agar kebutuhan warga terus tercukupi dengan baik.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, mengatakan, kondisi pasokan pangan di Surabaya dalam keadaan aman dengan dukungan pemantauan rutin di pasar tradisional maupun modern. 


“Hasil evaluasi Maret menunjukkan ketersediaan pangan terjaga dengan baik, dan ini kami lanjutkan sebagai dasar penguatan langkah di bulan April,” kata Nanik dikutip RMOLJatim, Sabtu 4 April 2026.

Ketersediaan beras menjadi salah satu indikator utama. Indeks Kecukupan Pangan (IKP) Surabaya tercatat mencapai 3,13 pada Maret 2026, yang mencerminkan kecukupan stok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Cadangan beras yang memadai di gudang Bulog turut memperkuat jaminan pasokan ke depan.

“Dengan stok yang tersedia, kami optimistis kebutuhan beras masyarakat tetap tercukupi dan harga dapat dijaga tetap stabil,” ujarnya.

Di sektor peternakan, pasokan daging juga dipastikan aman. Stabilnya aktivitas pemotongan ternak di Rumah Potong Hewan (RPH) dan Tempat Pemotongan Hewan (TPH) menjadi indikator bahwa distribusi dan ketersediaan berjalan dengan baik.

Memasuki April, Pemkot Surabaya terus melanjutkan berbagai langkah penguatan, terutama melalui operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di berbagai wilayah. 

Upaya ini difokuskan pada komoditas strategis agar masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Program pasar murah dan GPM akan terus kami intensifkan sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga sekaligus memastikan pasokan tetap tersedia di tengah kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, penguatan dari sisi produksi juga terus dilakukan melalui pembagian bibit dan dukungan sarana pertanian, termasuk untuk komoditas hortikultura. 

“Langkah ini bertujuan menjaga kesinambungan pasokan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat kota,” terangnya.

Pemkot Surabaya bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) juga mempertahankan sistem pemantauan harian terhadap harga dan ketersediaan pangan. 

“Dengan sistem ini, setiap perkembangan di lapangan dapat segera direspons secara cepat dan tepat,” ungkapnya.

Nanik menegaskan, berbagai upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Surabaya dalam memberikan rasa tenang kepada masyarakat. 

“Kami pastikan pasokan pangan aman, distribusi lancar, dan harga tetap terkendali, sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman,” pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Pemerintah Didesak Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rabu, 02 September 2026 | 12:22

Anggaran Kementerian LH 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp2,57 Triliun

Rabu, 02 September 2026 | 12:16

Film Animasi Terlaris China All Wishes Come True Resmi Tayang di Bioskop Indonesia

Rabu, 02 September 2026 | 11:56

Mahasiswa Indonesia Antusias Sambut Kedatangan Prabowo di Vladivostok

Rabu, 02 September 2026 | 11:53

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Perkuat Pencegahan dan Pengendalian Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 11:49

Siaga 98 Minta RUU Perampasan Aset Fokus pada Perampasan Tanpa Pemidanaan

Rabu, 02 September 2026 | 11:38

Prabowo Tiba di Vladivostok, Penuhi Undangan Putin Hadiri EEF ke-11

Rabu, 02 September 2026 | 11:24

Komdigi Usul Tambahan Rp3,23 Triliun, DPR Ingatkan Ini

Rabu, 02 September 2026 | 11:19

Mending Persoalkan Kasus Judol Ketimbang Ribut Pernyataan Budi Arie

Rabu, 02 September 2026 | 11:17

AHY: Posisi Boleh Berubah, Komitmen Demokrasi Harus Terjaga!

Rabu, 02 September 2026 | 10:58

Selengkapnya