Berita

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin. /net

Politik

Din Syamsuddin Harap Iran Bangkit, Dorong Kerja Sama Peradaban Islam

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 14:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Musibah yang menimpa rakyat Iran diharapkan segera berlalu dan menjadi momentum kebangkitan bagi dunia Islam.

Harapan itu disampaikan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, kepada wartawan, Jumat, 3 April 2026.

“Kami berharap musibah yang terjadi dan menimpa rakyat Iran sebagai negeri sesama Muslim yang kita rasakan juga sebagai musibah yang menimpa kita, ini segera berlalu. Dan Iran, bangsa Iran, umat Islam di Iran bangkit untuk terus-menerus bersama-sama membangkitkan peradaban Islam,” ujar Din.


Ia menegaskan, Iran memiliki kontribusi besar dalam sejarah perkembangan peradaban Islam, khususnya pada masa kejayaan ilmu pengetahuan di abad pertengahan.

“Karena Muslim Iran dalam lintasan sejarah adalah yang berperan dan berjasa di dalam mengembangkan dan memajukan peradaban Islam di abad-abad pertengahan,” tutur Din.

Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta ini juga menyoroti dominasi ilmuwan Muslim asal Persia dalam pengembangan ilmu pengetahuan, termasuk sejumlah tokoh besar Islam dari kalangan Ahlussunnah wal Jamaah.

“Termasuk khususnya tokoh Imam Besar Al-Ghazali yang lahir di Rayy, di pinggir kota Teheran menurut sejarah. Dan juga imam-imam, ulama-ulama lainnya. Dan oleh karena itulah, dan perawi hadits, Bukhari, Muslim dan lain sebagainya berada atau berasal dari kawasan itu,” paparnya.

Lebih jauh, Din mengajak umat Islam mengambil hikmah pasca konflik dengan memperkuat persatuan dan kerja sama dalam membangun peradaban baru.

“Maka pasca perang yang kita doakan akan dimenangkan oleh Iran (amin, amin), akan dimenangkan oleh Iran, kita mengambil hikmah dan ibrah bersatu bekerja sama membangun peradaban baru, peradaban Islam untuk dunia,” tegasnya.

Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini juga mendorong penguatan kerja sama antara Indonesia dan Iran, baik melalui organisasi Islam maupun institusi pendidikan dan ekonomi.

“Sudah banyak mahasiswa Indonesia berada di Iran. Ke depan, kerja sama bisa ditingkatkan, termasuk dalam bidang pendidikan, ekonomi,” jelasnya.

Selain itu, Din membuka peluang kolaborasi di bidang sains dan teknologi, termasuk pengembangan teknologi strategis.

“Dan saya ingin tambahkan bidang baru, kita ingin belajar persenjataan, teknologi persenjataan rudal. Dan sains dan teknologi yang di Iran ada universitas-universitas terkemuka dalam bidang itu,” ujarnya.

Lebih jauh, Din mengajak seluruh negara pencinta perdamaian dan keadilan untuk bersama-sama membangun masa depan peradaban manusia.

“Inilah harapan bagi masa depan peradaban manusia di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya