Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Gembira, Saham Air France dan Lufthansa Meroket

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa menutup perdagangan Rabu 1 April 2026 dengan bergairah. Indeks STOXX 600 mencatatkan pertumbuhan tiga hari beruntun paling signifikan dalam setahun terakhir. 

Sentimen positif ini muncul setelah Presiden AS Donald Trump memberikan sinyal bahwa Washington akan segera menarik diri dari Iran.

Berdasarkan data dari Reuters dan CNBC, indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup menguat 2,5 persen (14,55 poin) ke level 597,69. Sektor pertahanan dan perbankan menjadi motor utama kenaikan dengan lonjakan masing-masing sebesar 5,9 persen dan 4,5 persen. 


Kenaikan ini menjadi titik balik penting setelah pasar berulang kali mengalami "harapan palsu" sepanjang bulan Maret. 

Di Jerman, indeks DAX melambung 2,73 persen atau 618,85 poin menjadi 23.298,89. 

FTSE 100 Inggris melonjak 1,85 persen atau 188,34 poin ke posisi 10.364,79 dan CAC Prancis naik 2,10 persen atau 164,33 poin menjadi 7.981,27.

Pernyataan Trump hadir di tengah tekanan publik terhadap Gedung Putih untuk menurunkan harga bahan bakar di pekan kelima konflik. Meski menjanjikan penarikan pasukan, Trump tetap memberikan catatan bahwa serangan terbatas masih mungkin dilakukan jika situasi mendesak.

Efek dari meredanya ketegangan ini berdampak variatif pada sektor komoditas di mana minyak mentah Brent mengalami pelemahan harga.

Penurunan harga minyak menjadi berkah bagi maskapai; saham Air France terbang 8,9 persen dan Lufthansa naik 8 persen. Sebelumnya, sektor ini sangat tertekan akibat blokade Selat Hormuz.

Ekonom PIMCO, Tiffany Wilding, dan Analis UBS, Kiran Ganesh, memperingatkan investor untuk tetap waspada. Meski ada reli, risiko gangguan pasokan global tetap nyata selama jalur perairan strategis belum sepenuhnya stabil. Ganesh menekankan bahwa posisi Iran di Selat Hormuz dan kehadiran militer AS masih menyimpan potensi eskalasi di masa depan.

Saham perusahaan pertahanan Inggris ini melonjak 9,5 persen setelah mengamankan kontrak pemeliharaan pangkalan angkatan laut dan kapal selam nuklir dari Kementerian Pertahanan Inggris.

Indeks utama Yunani terangkat 3,4 persen menyusul pengumuman MSCI bahwa saham-saham Yunani akan kembali masuk ke dalam kategori Pasar Negara Maju (Developed Market) pada Mei 2027.

J.P. Morgan sebelumnya memprediksi masuknya Yunani ke indeks Eropa bisa terjadi bulan ini, meskipun terdapat kekhawatiran mengenai bobot porsi saham Yunani yang diprediksi akan lebih kecil di kategori pasar maju dibanding saat masih di emerging market.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya