Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo dan Lee Jae-myung Pererat Kemitraan RI-Korsel di Sektor Pertahanan hingga AI

RABU, 01 APRIL 2026 | 15:07 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung di Seoul, Rabu, 1 April 2026, melahirkan sejumlah kesepakatan strategis guna memperkuat kerja sama bilateral yang telah terjalin erat.

Dalam pernyataanya usai pertemuan, Prabowo menilai dialog yang berlangsung berjalan produktif dan menghasilkan sejumlah terobosan penting.

Kedua negara disebut sepakat memperkuat kemitraan strategis komprehensif khusus (special comprehensive strategic partnership) sebagai fondasi baru dalam hubungan bilateral kedua negara.


"Validasi hubungan bilateral kita menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus, ditambah dengan penyelesaian beberapa kesepakatan utama, mencerminkan visi bersama yang mendalam dan mengikat kedua negara kita," ujar Prabowo. 

Ia meyakini, peningkatan status hubungan tersebut akan menjadi tonggak baru dalam memperkuat kerja sama Indonesia dan Korea Selatan. 

Prabowo juga menyinggung kesamaan historis kedua negara yang sama-sama memiliki pengalaman panjang dalam memperjuangkan kemerdekaan.

"Sejarah menunjukkan bahwa kedua negara memiliki kesamaan dan kita pun memiliki kepentingan yang sama. Kedua negara harus berjuang keras untuk meraih kemerdekaan," jelasnya.

Sementara itu, Lee Jae Myung memaparkan bahwa kesepakatan kerja sama mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi dan inovasi, industri pertahanan, hingga kebudayaan. 

Presiden Korea Selatan itu menekankan bahwa kemitraan tersebut dibangun di atas tingkat kepercayaan tinggi yang telah terjalin selama ini.

Di bidang pertahanan, kedua negara sepakat memperkuat kolaborasi, khususnya dalam pengembangan galangan kapal dan kelanjutan proyek pesawat tempur bersama. 

Tak hanya itu, kerja sama juga merambah sektor teknologi melalui integrasi big data Indonesia dengan kecerdasan buatan (AI) Korea Selatan untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan.

"Presiden Prabowo dan saya memiliki kesamaan pandangan bahwa kebahagiaan dan kemakmuran masyarakat adalah prioritas utama di masing-masing pemerintahan kami," pungkas Lee.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya