Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

RABU, 01 APRIL 2026 | 07:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas melonjak dipicu pelemahan Dolar AS dan harapan de-eskalasi konflik Timur Tengah. 

Namun, meskipun sukses mencatatkan lonjakan harga lebih dari 3 persen pada penutupan perdagangan Selasa 31 Maret 2026, emas tetap membukukan rekor penurunan bulanan paling tajam sejak periode krisis finansial global 2008. 

Fenomena ini dipicu oleh tekanan inflasi yang persisten serta proyeksi pengetatan kebijakan suku bunga sebagai imbas dari ketegangan geopolitik di Timur Tengah.


Berdasarkan laporan Reuters, harga emas spot meroket 3,2 persen ke level 4.652,31 Dolar AS per ons pada perdagangan Selasa atau Rabu dini hari WIB, yang merupakan titik tertinggi sejak 20 Maret. 

Sejalan dengan itu, emas berjangka Amerika Serikat juga berakhir menguat signifikan sebesar 2,7 persen di level 4.678,60 Dolar AS per ons.

Kenaikan harga logam mulia ini didorong oleh koreksi pada nilai tukar Dolar AS, walaupun secara keseluruhan mata uang tersebut masih menunjukkan penguatan bulanan. 

Dolar yang perkasa umumnya menekan permintaan emas karena membuat aset berdenominasi greenback tersebut menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang asing.

Mengenai situasi ini, Peter Grant selaku Vice President Zaner Metals menyatakan bahwa reli emas saat ini didorong oleh meningkatnya optimisme terhadap potensi de-eskalasi konflik di Timur Tengah. Namun, dia menilai penguatan ini belum cukup kuat untuk mengonfirmasi tren kenaikan berkelanjutan. 

Dalam perspektif jangka panjang, Grant tetap optimis bahwa tren emas masih bullish yang didukung oleh faktor fundamental seperti diversifikasi cadangan global dari Dolar AS atau de-dolarisasi serta aksi borong emas oleh bank-bank sentral.

Sentimen pasar juga dipengaruhi oleh laporan Wall Street Journal yang menyebutkan keinginan Presiden Donald Trump untuk menyudahi operasi militer terhadap Iran, meskipun akses energi di Selat Hormuz belum pulih total. 

Di sisi lain, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth memberikan peringatan bahwa hari-hari mendatang akan menjadi fase krusial, di mana perang berisiko meluas jika Iran tidak segera mencapai kesepakatan.

Sepanjang Maret, harga emas tercatat sudah rontok sebesar 11,8 persen. Melambungnya harga energi akibat konflik Timur Tengah memicu inflasi global yang memaksa pasar menyesuaikan ekspektasi terhadap suku bunga. Hal ini menjadi tantangan bagi emas, karena meski berfungsi sebagai aset lindung nilai, kenaikan suku bunga justru meningkatkan biaya peluang dalam memegang aset tanpa imbal hasil ini.

Pergerakan positif juga diikuti oleh komoditas logam lainnya. Perak spot melesat 6,7 persen ke 74,64 Dolar AS per ons, walaupun secara bulanan tetap terkoreksi 20,4 persen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya