Berita

Suasana RDP di Komisi III DPR yang membahas kasus penyiraman air keras ke aktivis KontraS Andrie Yunus. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

SELASA, 31 MARET 2026 | 12:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus, hingga kini masih menjalani perawatan intensif di High Care Unit (HCU) Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, setelah mengalami penyiraman air keras. 

Demikian disampaikan Ketua Badan Pengurus KontraS Indria Fernida dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 31 Maret 2026.


"Andrie sudah lebih dari dua minggu kondisinya masih di High Care Unit perawatannya melekat dan intensif untuk mata dan luka bakar," ungkap Indria.

"Andrie sudah lebih dari dua minggu kondisinya masih di High Care Unit perawatannya melekat dan intensif untuk mata dan luka bakar," ungkap Indria.

Indria memastikan tidak sembarang orang bisa menjenguk langsung Andrie Yunus, kecuali pihak keluarga dan Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya.

"Karena khwatir atas infeksi dan hal yang lainnya," kata Indria.

Sementara itu, Koordinator KontraS Dimas Bagus Arya mengungkapkan, ada rembesan air keras di bagian mata Andrie Yunus.

Menurutnya, efek fatal dari penyiraman air keras tersebut adalah cacat permanen.

"Efeknya bisa yang paling fatal adalah cacat permanen, dia tidak bisa melihat dengan utuh," kata Bagus.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya