Berita

Suasana RDP di Komisi III DPR RI membahas kasus penyiraman air keras ke Aktivis KontraS (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Pertahanan

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

SELASA, 31 MARET 2026 | 11:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Polda Metro Jaya melimpahkan penanganan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, ke Pusat Polisi Militer TNI (Puspom TNI).

Hal tersebut diungkapkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI pada Selasa 31 Maret 2026.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa sejak menerima laporan, pihaknya langsung melakukan serangkaian penyelidikan.


Hasilnya, ditemukan fakta yang mengarah pada kewenangan penanganan oleh aparat militer.

“Setelah kami menerima laporan dan melakukan penyelidikan, permasalahan tersebut telah kami limpahkan ke Puspom TNI,” ujar Iman di Ruang Rapat Komisi III DPR, Senayan, Jakarta.

Kasus ini mulai menemukan titik terang setelah identitas terduga pelaku terungkap.

Versi kepolisian menyebut dua inisial pelaku, yakni BHC dan MAK. Sementara itu, Puspom TNI mengungkap adanya keterlibatan empat prajurit berinisial NDP, SL, BHW, dan ES.

Keempatnya merupakan anggota Denma BAIS TNI dan saat ini telah diamankan serta ditahan di Puspom TNI.

Peristiwa terjadi usai Andrie merekam podcast bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” di kantor YLBHI, Menteng. Saat ini, Andrie masih dirawat intensif di RSCM dengan luka bakar sekitar 20 persen dan trauma kimia pada mata kanan tingkat tiga fase akut.

Kasus ini juga berdampak pada internal TNI. Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Yudi Abdimantyo, telah menyerahkan jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban.

"Kami perlu sampaikan di sini, sebagai bentuk pertanggungjawaban hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, dalam konferensi pers di Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu, 25 Maret 2026.

Namun, Aulia enggan mengungkapkan siapa sosok yang menggantikan Yudi untuk menjadi Kabais TNI. Ia juga enggan memberikan penjelasan lebih lanjut saat ditanya apakah penyerahan jabatan ini berarti Letjen Yudi resmi dicopot.

"Terima kasih," ujar Aulia singkat sembari meninggalkan ruangan konferensi pers beberapa waktu lalu.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya