Berita

Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Bidik Produksi Biodiesel B50 pada 2026 Demi Ketahanan Energi

SELASA, 31 MARET 2026 | 10:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah ketidakpastian geopolitik global, Presiden Prabowo Subianto mematok target ambisius produksi biodiesel B50 sebagai langkah strategis menjaga kemandirian energi Indonesia.

Dalam pidatonya di Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Tokyo, Senin, 30 Maret 2026, Prabowo menegaskan bahwa penguatan energi domestik menjadi prioritas utama pemerintah, seiring memanasnya situasi di Timur Tengah.

“Bagi kami, ini lebih mendesak karena situasi yang kita lihat situasi geopolitik di Timur Tengah memberikan ketidakpastian strategis bagi keamanan energi kami,” ujar Prabowo.


Untuk itu, Indonesia mendorong percepatan transisi menuju energi terbarukan dengan memaksimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki. 

Salah satunya melalui pemanfaatan energi panas bumi, di mana Indonesia memiliki salah satu cadangan terbesar di dunia. 

Selain itu, pemerintah juga menggenjot pengembangan biofuel secara masif, termasuk peningkatan kapasitas produksi biodiesel berbasis kelapa sawit B50 tahun ini. 

“Kami akan memproduksi tahun ini minyak diesel dari kelapa sawit, meningkat dari 40 persen menjadi 50 persen atau B50,” tegas dia.

Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan rencana pengembangan bahan bakar berbasis etanol yang bersumber dari komoditas dalam negeri, seperti singkong, gula, dan jagung. 

“Dan bensin, kami akan memproduksi dari etanol, baik dari singkong, gula, maupun jagung,” ujar dia.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya