Berita

Ilustrasi (Gambar: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Saham Energi dan Utilitas Selamatkan Bursa Eropa dari Tren Negatif

SELASA, 31 MARET 2026 | 07:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sektor utilitas dan media menjadi motor penggerak menguatnya bursa ekuitas Eropa pada pembukaan pekan ini. 

Meski demikian, para analis memberikan catatan waspada; penguatan ini dianggap rentan mengingat eskalasi konflik di Timur Tengah masih menjadi faktor penekan utama bagi sentimen investor.

Laporan Reuters, setelah sempat tertekan di awal perdagangan, indeks STOXX 600 berhasil bangkit dan ditutup menguat 0,94 persen (5,43 poin) ke level 580,73 pada perdagangan Senin 30 Maret 2026 waktu setempat 


Pembalikan arah ini mengakhiri tren negatif setelah dua sesi sebelumnya terus merosot. 

Di Jerman indeks DAX menguat 1,18 persen atau  22.562,88. FTSE 100 Inggris naik 1,61 persen atau 10.127,96. Begitu juga AC Prancis menguat 0,92 persen 7.772,45.

Walaupun menghijau di awal pekan, indeks STOXX 600 secara akumulatif telah anjlok sekitar 8,5 persen sepanjang bulan ini, potensi penurunan bulanan terdalam sejak guncangan pandemi Covid-19 pada Maret 2020.

Konflik satu bulan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran terus menjadi pusat perhatian. Ketidakpastian muncul akibat sinyal yang kontradiktif dari Washington dan Teheran mengenai upaya de-eskalasi, yang pada akhirnya memicu kelelahan psikologis di pasar.

Situasi kian kompleks setelah kelompok Houthi dari Yaman melakukan intervensi dengan menyerang Israel untuk pertama kalinya akhir pekan lalu. 

Harga minyak mentah Brent sempat menembus angka 115 per barel sebelum terkoreksi tipis. Lonjakan biaya energi ini mulai merembet ke data inflasi, khususnya di Jerman. 

Sektor utilitas menguat 2,7 persen dan menjaid yang tertinggi. 

Saham Norsk Hydro melambung 9,5 persen dipicu kekhawatiran gangguan pasokan aluminium.  Saham Orsted juga terbang 7 persen setelah mendapat rekomendasi "beli" dari BofA Global. 

Saham Shell dan TotalEnergies menguat masing masing 2,1 dan  3,2 persen, mendorong indeks sektor energi naik 1,7 persen. |

Sektor perjalanan  justru terkoreksi 0,6 persen. Kenaikan harga bahan bakar memicu pelemahan pada saham maskapai seperti Air France dan Lufthansa yang masing-masing turun 1,5 persen.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Pelita Air Libatkan UMKM Binaan Pertamina dalam PAS Sky Shop

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:59

Seluruh SPPG Wajib Tambah Penerima Manfaat 3B dalam Dua Minggu

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:50

19 Juta Tenaga Kerja dan Upsysteming UMKM

Selasa, 12 Mei 2026 | 03:25

Jokowi dan Pratikno Dituding Bungkam UI Lewat PP 75/2021

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:59

Polisi Ringkus 25 Pelaku Curanmor di Bekasi

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:45

Film Dokumenter “Pesta Babi” Jangan Memperkeruh Keadaan di Papua

Selasa, 12 Mei 2026 | 02:23

Melupakan Laut, Menggadaikan Masa Depan!

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:57

Polda Jambi Bongkar Peredaran Sabu dan "Vape Yakuza" Senilai Rp25,9 Miliar

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:38

Dishub kota Semarang Gencarkan Sosialisasi ke Bus AKAP

Selasa, 12 Mei 2026 | 01:19

Grace Natalie: Saya Nggak Pernah Punya Masalah dengan Pak JK

Selasa, 12 Mei 2026 | 00:57

Selengkapnya