Berita

Taruna AAU di Lanud Sultan Hasanuddin, Minggu, 29 Maret 2026. (Foto: Dispenau)

Pertahanan

Taruna AAU Asah Kemampuan Operasi di Lanud Sultan Hasanuddin

SELASA, 31 MARET 2026 | 06:00 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin menerima kunjungan 154 Taruna Tingkat III Akademi Angkatan Udara (AAU) dalam rangka Latihan Cakra Wahana Paksa (CWP) Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Apron Hanggar Skadron Udara 33, Lanud Sultan Hasanuddin, Minggu, 29 Maret 2026.

Kedatangan para Taruna dipimpin langsung Gubernur AAU Marsda TNI Donald Kasenda dan disambut oleh Kepala Dinas Operasi (Kadisops) Lanud Sultan Hasanuddin Kolonel Pnb Bambang Baskoro Adi mewakili Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto beserta pejabat Kodau II, Kosek II juga Lanud dan Insub.

Latihan Cakra Wahana Paksa merupakan salah satu program pendidikan wajib bagi Taruna AAU yang bertujuan meningkatkan kemampuan navigasi udara dalam operasi penerbangan, sekaligus membekali pengetahuan kedirgantaraan.


Selama kunjungan, para Taruna memperoleh kesempatan mengenal secara langsung satuan operasional serta berbagai alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam) yang berada di Lanud Sultan Hasanuddin, mulai dari pesawat tempur Sukhoi Su-27/30 Skadron Udara 11, pesawat Boeing 737 Intai Strategis Skadron Udara 5, serta pesawat angkut berat C-130 Hercules Skadron Udara 33.
 
Selain itu, Taruna juga diperkenalkan dengan helikopter H225M Caracal Skadron Udara 8 yang melaksanakan misi standby SAR, kemudian sistem pertahanan udara Oerlikon Skyshield yang dioperasikan Yon Arhanud 23 Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat), serta berbagai kendaraan tempur taktis Korpasgat.

Melalui kegiatan ini, para Taruna diharapkan mampu memahami secara komprehensif peran dan fungsi setiap alutsista TNI AU, serta meningkatkan kesiapan sebagai calon perwira yang profesional, tangguh, dan adaptif dalam menghadapi dinamika tugas di masa mendatang.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya