Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. (Foto: RMOL)

Politik

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

SENIN, 30 MARET 2026 | 15:31 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Target pengesahan RUU Hukum Acara Perdata belum bisa dipastikan waktunya.  Karena proses pembahasannya masih panjang dan melibatkan banyak pihak. 

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan, proses penyusunan RUU ini masih membuka ruang partisipasi publik dan pemangku kepentingan secara luas. Menurutnya, banyaknya masukan membuat pembahasan membutuhkan waktu lebih panjang.

“Enggak bisa diprediksi karena ini kan (prosesnya) panjang. Tapi mudah-mudahan yang terbaik lah buat republik ini.” kata Sahrono di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 30 Maret 2026. 


Ia menegaskan DPR akan terus membuka ruang diskusi hingga mencapai titik kesepakatan bersama. Proses ini dilakukan agar substansi aturan benar-benar matang dan dapat diterima semua pihak.

“Masih banyak nanti, entar kan dia terbuka seperti ini sampai semaksimal mungkin stakeholder pada titik puncak untuk kita bahas bersama di internal DPR kami," kata Sahroni.

Meski belum ada target pasti, DPR memastikan pembahasan tetap dikejar agar bisa rampung secepatnya. Namun, Sahroni menekankan kualitas regulasi tetap menjadi prioritas utama.

“Ya, dimaksimalin, kita dimaksimalin.” pungkas Sahroni.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Kejagung Periksa PNS Pemprov Banten terkait Korupsi MBG

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:17

Ahli dari Polri Untungkan Febri Adriansyah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 06:03

Kinerja BUMD DKI Dituntut Lebih Terukur

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:53

Bayar Rp650 Juta tapi Gagal Lolos Kedokteran Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:41

KPK Bongkar Mahar Rp1,12 Miliar di Jalur Mandiri Unsoed

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:29

Kiai Marsudi Dinilai Mampu Membangun Kemajuan NU Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 05:17

Rektor Unsoed Diduga Terima Gratifikasi Rp680 Juta Lewat Mulyono

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:46

Ahli Praperadilan Febrie Sebut TPPU Perlu Tindak Pidana Asal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:29

Sjafrie Terima Menhan China: Perkuat Kerja Sama Militer

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:16

Mantan Dirdik Jampidsus Jasman Panjaitan Beberkan Kesaksian terkait Febrie

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 04:05

Selengkapnya