Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Asia Dibuka Merah

SENIN, 30 MARET 2026 | 07:47 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia dibuka melemah tajam pada Senin, 30 Maret 2026, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang kini telah memasuki minggu kelima. 

Sentimen investor tertekan setelah kelompok Houthi di Yaman mengklaim telah menembakkan rudal ke Israel, menandai keterlibatan langsung pertama mereka dalam konflik yang melibatkan Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran. Eskalasi ini memperbesar kekhawatiran pasar terhadap risiko perang yang semakin meluas.


Dikutip dari CNBC International, indeks Kospi Korea Selatan anjlok lebih dari 5 persen, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq turun sekitar 3,97 persen. Jepang juga mengalami pelemahan signifikan, dengan indeks Nikkei 225 merosot 3,97 persen dan Topix turun 3,9 persen. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 terkoreksi 1,46 persen. 

Dikutip dari CNBC International, indeks Kospi Korea Selatan anjlok lebih dari 5 persen, sementara indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq turun sekitar 3,97 persen. Jepang juga mengalami pelemahan signifikan, dengan indeks Nikkei 225 merosot 3,97 persen dan Topix turun 3,9 persen. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 terkoreksi 1,46 persen. 

Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 24.630, lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya di 24.951,88.

Tekanan di pasar saham ini terjadi bersamaan dengan lonjakan harga minyak. Pada perdagangan awal Asia, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 2,58 persen ke level 102,19 Dolar AS per barel.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya