Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOLSumsel)

Nusantara

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

SENIN, 30 MARET 2026 | 02:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional, Sony Sonjaya, menyampaikan bahwa pengembangan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan tidak hanya meningkatkan permintaan terhadap produk pangan, tetapi juga mendorong penciptaan lapangan kerja. 

Menurutnya rantai pasok produk pangan juga sangat mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi nasional.

“Peningkatan permintaan terhadap produk pertanian, peternakan, dan perikanan berkualitas berdampak pada penciptaan lapangan kerja di sepanjang rantai pasok pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan merupakan bagian penting dalam keberhasilan program pemenuhan gizi,” ujar Sony dalam International Strategic Meeting on Scientific Pathways for Sustainable Livestock Industry Transformation yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional bersama Food and Agriculture Organization, dikutip pada Minggu, 29 Maret 2026.


Berdasarkan data dari International Dairy Federation (IDF) 2023, lebih dari 160 juta anak di seluruh dunia telah memperoleh manfaat dari program susu sekolah (School Milk), khususnya melalui program makan di sekolah (School Meals Program) yang menyasar anak-anak sebagai kelompok utama. Hal ini menunjukkan pentingnya peran sektor peternakan, terutama komoditas susu, dalam mendukung perbaikan gizi masyarakat.

Di Indonesia, mayoritas peternak sapi perah masih didominasi oleh skala kecil hingga menengah dengan kepemilikan kurang dari 10 ekor sapi. 

“Kondisi ini membuat mereka menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses terhadap bibit unggul, pakan berkualitas, serta teknologi dan pengetahuan dalam pengelolaan peternakan yang efisien,” jelasnya.

Di sisi lain, industri pengolahan susu skala besar dituntut untuk terus menjaga kualitas sekaligus memastikan keberlanjutan pasokan bahan baku dari peternak lokal.

Sony menegaskan bahwa penguatan sektor peternakan merupakan bagian penting dalam mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi nasional.

“Kami melihat bahwa penguatan ekosistem peternakan, khususnya sapi perah, tidak hanya berdampak pada peningkatan produksi susu nasional, tetapi juga membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan peternak. Hal ini menjadi kunci dalam memastikan ketersediaan pangan bergizi yang berkelanjutan,” jelasnya lagi.

Lebih lanjut, Sony menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong transformasi industri peternakan yang berkelanjutan.

“Pemerintah terus mendorong efisiensi dan standardisasi kualitas. Namun, pada saat yang sama, perlu dipastikan bahwa peternak lokal mendapatkan dukungan, baik dari sisi akses teknologi, pembiayaan, maupun pendampingan. Dengan demikian, rantai pasok dapat berjalan lebih kuat dan berkelanjutan,” pungkasnya.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya