Berita

Delegasi TNI AL dalam nternational Fleet Review (IFR) dan Latihan Bersama (Latma) Multilateral Kakadu 2026 yang diselenggarakan di Sydney, Australia. (Foto: Dispenal)

Pertahanan

Diplomasi Maritim TNI AL Bergaung di Australia

MINGGU, 29 MARET 2026 | 23:37 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

TNI Angkatan Laut terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat diplomasi maritim internasional melalui partisipasi aktif pada International Fleet Review (IFR) dan Latihan Bersama (Latma) Multilateral Kakadu 2026 yang diselenggarakan di Sydney, Australia.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang diwakili oleh Pati Sahli Kasal Tingkat III Bidang Diplomasi, Hukum, Intelijen, dan Hubungan Internasional Laksda TNI Dr. Antonius Widyoutomo selaku Head of Delegation (HOD), didampingi oleh Panglima Komando Armada II Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya serta Atase Pertahanan RI untuk Australia Laksma TNI Novera Budi, menghadiri pelaksanaan IFR dalam rangka peringatan HUT ke-125 Royal Australian Navy yang digelar di Sydney Harbour.

Turut hadir dalam kegiatan IFR kali ini sejumlah pejabat tinggi Australia, antara lain Hon Richard Marles selaku Deputy Prime Minister (DPM) Ms. Sam Mostyn AC selaku Governor?General of Australia, Admiral David Johnston AC RAN selaku Chief of the Defence Force (CDF), Vice Admiral Mark Hammond AO RAN selaku Chief of Navy, serta Lieutenant General Simon Stuart AO, DSC selaku Chief of Army.


Dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta. Minggu, 29 Maret 2026, TNI AL mengerahkan KRI Raden Eddy Martadinata-331(KRI REM-331) yang dikomandani oleh Kolonel Laut (P) Andi Kristanto selaku Dansatgas Kakadu 2026. IFR diikuti oleh lebih dari 34 kapal perang dari 20 negara, antara lain Indonesia, Australia, Amerika Serikat, India, Singapura, Malaysia, Jepang, dan Kanada. 

Usai pelaksanaan IFR, seluruh negara peserta akan melanjutkan rangkaian Latihan Multilateral Kakadu, yang terdiri atas Harbour Phase dan Sea Phase. Pada Harbour Phase, yang dimulai pada 22 sampai dengan 24 Maret 2026, seluruh kapal perang akan sandar di Sydney untuk melaksanakan Exercise Brief, olahraga bersama, serta Deck Reception yang dihadiri perwakilan angkatan laut negara peserta. 

Selanjutnya, Sea Phase akan dilaksanakan di Eastern Australia Exercise Area mulai 25 sampai dengan 28 Maret 2026. Pada fase ini, KRI REM-331 bersama 21 kapal dari 12 negara akan melaksanakan berbagai serial latihan, meliputi Latihan Peperangan Anti Kapal Permukaan, Penembakan Meriam 76 mm, Peperangan Anti Kapal Selam, serta Replenishment at Sea (RAS). 

Pada tahap ini, profesionalisme dan kemampuan prajurit diuji dalam melaksanakan seluruh serial latihan secara terpadu.

Kegiatan ini diharapkan menjadi forum strategis yang mempertemukan para pimpinan angkatan laut dari berbagai negara untuk mempererat hubungan kerja sama, meningkatkan saling pengertian, serta memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan maritim kawasan. 

Momentum ini dimanfaatkan TNI AL untuk memperluas jejaring kerja sama dan memperkokoh peran Indonesia dalam percaturan maritim global.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya