Berita

Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Utara (Badko HMI Sumut), Yusril Mahendra Butar Butar. (Foto: Istimewa)

Politik

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

MINGGU, 29 MARET 2026 | 19:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Utara (Badko HMI Sumut), Yusril Mahendra Butar Butar, mengaku menerima teror dan intimidasi.

Hal tersebut, diakui Yusril, terjadi usai menggelar forum diskusi terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS Andri Yunus.

"Teror dilakukan oleh pihak tak dikenal melalui pesan singkat WhatsApp, yang berisi ancaman serta upaya intimidasi agar kegiatan diskusi tersebut dihapus dari media sosial," kata Yusril dalam keterangan tertulis, Minggu 29 Maret 2026.


Dibeberkan Yusril, pelaku meminta agar video kegiatan diskusi yang diunggah di platform Instagram dan TikTok segera dihapus. 

Tidak hanya itu, pelaku juga mengklaim mengetahui keberadaan keluarga serta aktivitas pribadi Yusril, yang mengarah pada bentuk ancaman serius.

Menanggapi hal tersebut, Yusril menegaskan bahwa dirinya tidak akan gentar menghadapi segala bentuk tekanan.

“Saya tidak pernah takut terhadap bentuk teror apa pun. Kami berdiri bersama Andri Yunus untuk mencari keadilan dan kebenaran,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan adanya upaya pembungkaman terhadap ruang diskusi publik yang seharusnya menjadi sarana intelektual dalam mengawal isu-isu keadilan.

Menurutnya, tindakan intimidasi ini justru memperkuat dugaan adanya pihak-pihak yang ingin menutupi fakta dalam kasus penyiraman air keras yang tengah menjadi perhatian publik.

“Ini bukan hanya soal individu, tapi soal keberanian memperjuangkan kebenaran. Kami akan tetap berada di garis depan,” tutupnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya