Berita

Ketua Umum Bapera Fahd El Fouz A Rafiq dan Waketum Henry Indraguna. (Foto: Dok. Pribadi)

Hukum

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

MINGGU, 29 MARET 2026 | 18:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Wakil Ketua Umum Bidang Hukum dan HAM Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Henry Indraguna membantah kabar dugaan pengeroyokan di lingkungan Polda Metro Jaya yang disebut terjadi pada Rabu, 25 Maret 2026.

Menurut Henry, informasi yang beredar di ruang publik dengan menyeret pimpinan Bapera tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi.

“Dalam peristiwa yang dimaksud tidak terdapat pengeroyokan, tidak terjadi penganiayaan, serta tidak ada keterlibatan Ketua Umum kami, Fahd El Fouz A Rafiq dalam bentuk apa pun,” kata Henry dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 29 Maret 2026.


Henry mengaku tidak tahu asal-usul pihak yang memantik keributan di area Polda Metro Jaya. Yang jelas, ia memastikan pihak-pihak yang disebut sebagai 'preman bayaran' itu tidak memiliki hubungan dengan Bapera maupun Fahd A Rafiq.

“Keberadaan mereka di lokasi kejadian bukan atas dasar perintah atau dibawa oleh Fahd El Fouz A Rafiq. Diduga mereka berada di sana terkait persoalan lain yang bersifat personal dengan pihak berbeda,” ujarnya.

Ia juga membantah informasi yang menyebut Fahd memiliki ajudan seperti yang diberitakan sejumlah pihak. Berdasarkan pengakuan Fahd dan Ranny, dalam kejadian tersebut justru mereka yang mengalami perlakuan tidak patut berupa penghinaan, pelecehan verbal dari oknum tertentu di lokasi.

Berkaitan dengan penyebaran informasi yang tidak benar tersebut, pihaknya meminta semua pihak termasuk termasuk akun digital maupun individu melakukan klarifikasi secara terbuka.

Apabila penyebaran informasi tersebut tidak dihentikan, Bapera tidak menutup kemungkinan menempuh langkah hukum baik secara perdata maupun pidana.

“Kebenaran tidak ditentukan oleh seberapa luas informasi beredar, melainkan oleh fakta yang dapat dibuktikan,” tutup Henry.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Reagen dan Uswanas Bakal Bertarung di Musdalub HIPMI Malut

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:18

Danantara dan Bank Himbara Diminta Bantu Pendanaan Proyek Sekolah Rakyat

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:15

Kejagung Bakal Umumkan Perusahaan Diduga Terlibat Under Invoicing CPO

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:52

Thailand Memimpin, Vietnam Melesat, Indonesia Masih Bicara Potensi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:31

Wali Kota Agustina Hadirkan Semangat untuk Meraih Mimpi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:13

India Kurangi Pembelian, Harga CPO Juni 2026 Langsung Anjlok

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:53

Ketika Dua Unsur Semesta Bersatu Menuju Candi Borobudur

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:48

Gubernur Khofifah Dapati Minyakita Dijual Lampaui HET

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:47

Menteri PU Sidak Proyek Sekolah Rakyat Lombok Utara, Progres Konstruksi 45 Persen

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:13

PDIP: Perlu Kajian Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:52

Selengkapnya