Berita

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Komisi III Bakal Gelar RDPU Kasus Videografer Amsal Sitepu Besok

MINGGU, 29 MARET 2026 | 15:16 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Komisi III DPR akan menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) pada Senin, 30 Maret 2026, pukul 09.00 WIB untuk membahas kasus dugaan mark up anggaran yang menjerat videografer Amsal Sitepu di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. 

Rapat ini digelar sebagai respons atas desakan publik yang menilai penanganan kasus tersebut tidak adil.

Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, mengatakan RDPU bertujuan menindaklanjuti keresahan masyarakat sekaligus menguji penanganan perkara dari sisi keadilan substantif.


“RDPU ini digelar untuk menyikapi banyaknya desakan masyarakat yang menganggap kasus tersebut ketidakadilan,” ujarnya, Minggu, 29 Maret 2026.

Ia menegaskan semangat KUHP dan KUHAP baru menekankan keadilan yang tidak hanya formal, tetapi juga menyentuh substansi perkara.

“Komisi III mengingatkan kepada penegak hukum, bahwa semangat KUHP dan KUHAP baru adalah bagaimana proses hukum menghasilkan keadilan substantif, bukan sekedar keadilan formalistik belaka,” katanya.

Kasus ini bermula dari proyek pembuatan video profil desa oleh Amsal melalui CV Promiseland dengan biaya Rp30.000.000 per desa pada 2020–2022. Berdasarkan audit, negara disebut mengalami kerugian Rp202.161.980.

Habiburokhman menilai perkara ini perlu dilihat secara proporsional, mengingat pekerjaan videografi tidak memiliki standar harga baku.

“Amsal Sitepu yang merupakan videografer bermaksud melakukan penggelembungan anggaran (mark up) atas jasa pembuatan video promosi desa. Padahal kerja-kerja videografi termasuk kerja kreatif yang harganya tidak memiliki standar tertentu,” ujarnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya