Berita

Mantan Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Kontroversi Ijazah Tak Tuntas karena Ulah Jokowi Sendiri

MINGGU, 29 MARET 2026 | 03:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kasus tudingan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah berlangsung berbulan-bulan, namun tak kunjung tuntas. 

Analis politik Saiful Huda Ems mengatakan, berlarutnya kasus tuduhan ijazah palsu bukan kesalahan aparat kepolisian atau para penggugatnya, melainkan karena ulah Jokowi sendiri.

"Karena Jokowi sampai saat ini tidak mau menunjukkan ijazah aslinya. Jadi Jokowi sendiri yang bikin runyam masalah ijazahnya," kata Saiful melalui keterangan tertulis, dikutip Minggu 29 Maret 2026.


Menurut Saiful, publik meyakini, ijazah Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) yang sudah digunakan Jokowi mengikuti Pilkada Solo, Pilkada Jakarta, dan Pilpres adalah palsu.

"Kecuali oleh orang yang sudah dapat parcel," kata Saiful.

Polda Metro Jaya menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi. 

Delapan tersangka terdiri atas Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dr. Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa, serta Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, dan Muhammad Rizal Fadillah.

Khusus Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah memperoleh (Surat Perintah Penghentian Penyidikan), sedangkan Rismon Sianipar sudah mengajukan restorative justice.  

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya