Berita

Fatima Ftouni (kiri).

Dunia

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

SABTU, 28 MARET 2026 | 21:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Al Mayadeen Media Network mengumumkan kabar duka. Koresponden mereka di Lebanon Selatan, Fatima Ftouni, gugur hari ini, Sabtu, 28 Maret 2026, setelah serangan udara Israel menghantam langsung kendaraan berpenanda pers yang ia tumpangi bersama sejumlah jurnalis lain.

Di dalam mobil juga terdapat koresponden Al-Manar TV, Ali Shoeib, serta saudara Fatima, Mohammad. Dikutip dari Al Mayadeen, serangan terjadi saat mereka tengah menjalankan tugas peliputan di tengah agresi Israel yang terus berlangsung di Lebanon.

Fatima dikenal sebagai jurnalis lapangan yang tak kenal lelah. Ia berada di garis depan, melaporkan situasi sebenarnya kepada dunia, sekaligus menjadi suara bagi rakyatnya. Dedikasinya membuatnya dihormati, baik oleh rekan kerja maupun publik luas.


Koresponden Al Mayadeen, Jamal Ghourabi, mengungkapkan kendaraan Fatima menjadi target empat rudal presisi. Tragisnya, saat ambulans datang untuk evakuasi, serangan kembali terjadi dan menewaskan seorang tenaga medis. Insiden ini dinilai sebagai upaya sistematis membungkam pers sekaligus pihak penyelamat.

Sebelum turun ke lapangan, Fatima merupakan editor di Al Mayadeen Net. Rekan-rekannya mengenang sosoknya sebagai pribadi hangat, berdedikasi, dan sangat mencintai profesinya. Saat memilih menjadi jurnalis garis depan, semangat itu justru semakin kuat, bahkan dalam kondisi paling berbahaya sekalipun.

Serangan terhadap jurnalis bukan kali pertama terjadi. Pada 21 November 2023, koresponden Al Mayadeen Farah Omar dan kameramen Rabih Me'mari tewas dalam serangan Israel usai siaran langsung. Disusul pada 25 Oktober 2024, dua jurnalis lain, Ghassan Najjar dan Mohammad Reda, juga gugur dalam serangan serupa.

Pola ini dinilai bukan kebetulan. Dalam tiga tahun terakhir, ratusan jurnalis dilaporkan tewas di wilayah Lebanon, Gaza, hingga Tepi Barat. Kendaraan pers, kamera, hingga rompi bertanda “PRESS” disebut kerap menjadi sasaran, diduga untuk menghilangkan saksi atas berbagai peristiwa di medan konflik.

Tragedi ini juga menyentuh keluarga Fatima secara langsung. Awal bulan ini, pamannya beserta keluarga tewas akibat serangan udara Israel di Toul. Ironisnya, Fatima sendiri yang melaporkan kabar duka tersebut secara langsung di televisi.

Sementara itu, Al-Manar TV turut berduka atas gugurnya Ali Shoeib. Ia disebut sebagai “pilar media perlawanan” yang telah puluhan tahun meliput berbagai konflik di Lebanon. Sejak 1992, ia berada di garis depan, melaporkan hampir seluruh fase konfrontasi antara Lebanon dan Israel.

Ali dikenal sebagai jurnalis yang tak pernah mundur. Ia meliput agresi 1993, Operasi Grapes of Wrath 1996, hingga pembebasan Lebanon Selatan tahun 2000. Dalam perang Juli 2006, ia juga berada di titik pertempuran paling sengit.

Ancaman, luka, hingga risiko kematian tak pernah menghentikannya. Bagi banyak pihak, Ali bukan sekadar jurnalis, melainkan saksi hidup perjalanan panjang konflik?"yang setia berada di garis depan hingga akhir hayatnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya