Pengamat hukum tata negara, Bivitri Susanti. (Foto: RMOL)
Pengamat hukum tata negara, Bivitri Susanti. (Foto: RMOL)
Pengamat hukum tata negara, Bivitri Susanti, menilai kondisi ini berdampak pada lemahnya akuntabilitas politik di Indonesia. Menurutnya, berbagai kebijakan yang menuai kritik luas sebenarnya sudah memiliki banyak data dan masukan dari para ahli.
Namun, DPR dinilai belum menggunakan basis data tersebut untuk melakukan pengujian kebijakan secara mendalam.
Populer
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19
UPDATE
Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13
Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09
Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37
Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06
Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03
Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32
Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05