Berita

Kapal-kapal kargo berlayar melintasi Laut Hitam seperti yang terlihat dari Jembatan Martir 15 Juli, yang dikenal sebagai Jembatan Bosporus (Foto: Middle East Online)

Dunia

Drone Hantam Tanker Turki Bermuatan 140 Ribu Ton Minyak

KAMIS, 26 MARET 2026 | 16:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah kapal tanker minyak mentah milik perusahaan Turki menjadi sasaran serangan drone di perairan Laut Hitam, dekat Selat Bosphorus, pada Kamis dini hari, 26 Maret 2026. 

Mengutip laporan Turkiye Today, Kapal tanker bernama Altura itu diketahui bertolak dari pelabuhan Novorossiysk, Rusia, dengan membawa sekitar 140.000 ton minyak mentah. 

“Kapal tanker minyak mentah Altura dilaporkan diserang oleh pesawat tanpa awak dan kendaraan darat tanpa awak,” tulis laporan tersebut, mengindikasikan adanya serangan terkoordinasi dari udara dan permukaan laut.


Serangan dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 waktu setempat, dengan sasaran utama bagian atas kapal serta ruang mesin. 

Kapal juga disebut masuk dalam daftar sanksi Uni Eropa dan dikategorikan sebagai “Shadow Fleet” oleh MarineTraffic, sehingga memperkuat sensitivitas geopolitik di balik insiden ini.

Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki, Abdulkadir Uraloglu, mengonfirmasi kejadian tersebut. 

"Sebuah kapal tanker minyak mentah berbendera asing yang dioperasikan oleh Turki menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak pada hari Kamis di Laut Hitam dekat Istanbul," dalam siaran langsung di 24TV.

Uraloglu menambahkan bahwa seluruh 27 awak kapal berkewarganegaraan Turki dipastikan selamat.

Pasca insiden, kapal Altura sempat mengirim sinyal darurat dan mendapat bantuan dari kapal terdekat. 

Sementara otoritas Turki langsung mengerahkan armada penyelamat dan terus memantau perkembangan situasi di lokasi kejadian.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya