Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Saham Asia Terbelah: Upaya Mengekor Wall Street Terganjal Kebuntuan Diplomasi AS-Iran

KAMIS, 26 MARET 2026 | 08:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Asia mengawali perdagangan Kamis pagi 26 Maret 2026 dengan arah yang bervariasi. 

Meski mencoba mengekor penguatan Wall Street dan Eropa, pasar masih dibayangi oleh ketidakpastian negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.

Kabar terbaru menunjukkan Teheran masih enggan membuka pintu negosiasi langsung dengan Washington. Meskipun ada pertukaran pesan melalui mediator, Iran menegaskan hal itu bukanlah bentuk perundingan resmi. Analis dari Macquarie Group bahkan memprediksi gencatan senjata masih jauh dari kenyataan, dengan kemungkinan eskalasi militer yang justru meningkat dalam dua pekan ke depan untuk menekan posisi tawar Iran.


Di pasar regional, nasib indeks tampak kontras. Di Jepang, Nikkei 225 menguat 0,67 persen ke level 54.111.

Di Australua, ASX 200 bergerak stabil cenderung menguat tipis 0,06 persen. 

Di Korea Selatan, Kospi justru tertekan hebat dengan koreksi tajam 1,55 persen. 

Minyak Mentah (WTI) merangkak naik dan bertengger di harga sekitar 91 Dolar AS per barel di jam perdagangan Asia.

Kabar baik datang dari pasar domestik. Setelah melonjak 2,75 persen ke level 7.302 pada sesi sebelumnya, IHSG hari ini diprediksi akan melanjutkan tren penguatannya. 

Optimisme ini diperkuat oleh melompatnya harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York sebesar 4,71 persen. 

Kembalinya minat beli ini juga dipicu oleh kembalinya para investor ke pasar pasca-libur Lebaran serta penguatan nilai tukar Rupiah yang mencatatkan performa terbaiknya dalam enam bulan terakhir. Investor kini mulai melepas sikap defensif dan kembali masuk ke aset berisiko seiring meredanya kekhawatiran geopolitik global.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya