Berita

GT Kalikangkung, Semarang. (Foto: Istimewa)

Nusantara

21 Ribu Kendaraan Kurang Saldo E-Toll Bikin Macet Arus Mudik

RABU, 25 MARET 2026 | 02:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Jasa Marga Tbk (Persero) melaporkan, terdapat 21 ribu kendaraan mengalami kekurangan saldo e-toll di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang selama periode H-10 hingga H+1 libur Hari Raya Idulfitri 1447H/2026 atau pada periode 11-22 Maret 2026.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, jumlah tersebut merupakan 4,9 persen dari total 442 ribu kendaraan yang melakukan transaksi di GT Kalikangkung pada periode yang sama, yang turut berakibat pada kepadatan antrean.

“Otomatis hal ini mengakibatkan waktu penundaan yang panjang dan mengakibatkan antrean di gerbang tol,” kata Rivan dikutip dari RMOLJateng, Rabu 25 Maret 2026.


Jumlah 21.000 kendaraan saldo kurang ini menciptakan horor bagi jutaan pemudik lainnya. Waktu terbuang bisa dihitung, satu mobil yang kehabisan saldo menyebabkan gardu tol berhenti melayani hingga 300 detik atau 5 menit. Durasi itu dibutuhkan hanya untuk proses pengisian ulang darurat. 

Secara teknis, satu orang mengisi ulang e toll card telah merampas hak 15 hingga 20 mobil yang antre di belakangnya. 

Kapasitas pelayanan gerbang idealnya mampu melayani 12 kendaraan per menit. Namun kemudian hanya menjadi satu kendaraan per menit. 

Ini adalah degradasi layanan 90 persen yang membuat antrean di Exit Tol Pejagan mengular hingga 100 meter hanya dalam kedipan mata.

Dalam teori aliran lalu lintas, hambatan statis di titik transaksi (bottleneck) mengakibatkan akumulasi kendaraan yang pertumbuhannya bersifat eksponensial, bukan linear. 

Ketika satu kendaraan tertahan 5 menit, ia tidak hanya menunda 5 menit bagi mobil di belakangnya, tetapi menciptakan antrean yang butuh waktu puluhan menit untuk terurai kembali ke kecepatan normal. 

Kerugian ekonomi dari bensin yang menguap sia-sia dan hilangnya waktu produktif ribuan manusia di jalur tol tersebut adalah harga mahal yang harus dibayar akibat ketiadaan kedisiplinan digital para pengemudi selama arus balik 2026.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya