Berita

Program Balik Kerja Bareng BPKH 2026. (Foto: Dok. BPKH)

Nusantara

BPKH Siapkan 15 Bus untuk Peserta Balik Kerja dari Surabaya

SELASA, 24 MARET 2026 | 13:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali menyelenggarakan “Balik Kerja Bareng BPKH 2026” dengan memberangkatkan 675 peserta dari Surabaya di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Selasa, 24 Maret 2026.

Sebanyak 1.412 orang mendaftar, sementara kuota tersedia untuk 675 peserta. Kondisi tersebut mencerminkan kebutuhan besar akan layanan transportasi balik kerja yang aman, nyaman, dan terjangkau setelah libur Idulfitri 1447 H.

Sebanyak 15 bus eksekutif disiapkan untuk mengantarkan peserta menuju Terminal Pulo Gebang, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Poris Plawad, dan Terminal Baranangsiang. Selain transportasi tanpa biaya, peserta juga memperoleh fasilitas pendukung perjalanan, termasuk konsumsi dan perlengkapan dasar.

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Indra Gunawan, mengatakan program ini merupakan wujud komitmen dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Program Balik Kerja Bareng BPKH membantu masyarakat kembali ke perantauan dengan aman, nyaman, dan terjangkau setelah Idulfitri. Tingginya minat menunjukkan layanan ini dibutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendanaan kegiatan ini bersumber dari nilai manfaat pengelolaan Dana Abadi Umat (DAU), bukan dari setoran awal jemaah haji.

Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menilai partisipasi publik dalam program ini terus meningkat.

“Antusiasme peserta Program Balik Kerja BPKH 2026 meningkat,” katanya.

Kegiatan pelepasan di Surabaya turut dihadiri Anggota Komisi VIII DPR RI Ina Amania, Asisten Gubernur Jawa Timur Akhmad Jazuli, serta Pembina Yayasan Ummul Quro Ahmad Syakur.

Secara nasional, program “Balik Kerja Bareng BPKH 2026” menargetkan 2.700 peserta yang diberangkatkan dari Surabaya, Lampung, Solo, dan Yogyakarta. Jumlah pendaftar tercatat lebih dari 11.000 orang.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya