Berita

Program Balik Kerja Bareng BPKH 2026 dari Lampung ke Jawa. (Foto: Dok. BPKH)

Nusantara

BPKH Berangkatkan 675 Perantau Lampung Kembali ke Jawa

SELASA, 24 MARET 2026 | 12:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) memberangkatkan 675 perantau asal Lampung kembali ke Pulau Jawa melalui program Balik Kerja Bareng BPKH 2026 di Masjid Al Bakrie, Bandar Lampung, Senin, 23 Maret 2026.

BPKH mengerahkan 15 bus eksekutif untuk membantu para perantau kembali bekerja setelah libur Idulfitri 1447 H.

Anggota Badan Pelaksana BPKH, Acep Riana Jayaprawira, menyebut Lampung sebagai titik keberangkatan strategis sekaligus satu-satunya lokasi pelaksanaan program di Pulau Sumatra. Ia menegaskan program ini sebagai wujud komitmen BPKH dalam memberikan manfaat nyata bagi umat.


“Program ini merupakan wujud komitmen BPKH untuk memberikan manfaat nyata bagi umat, khususnya dalam membantu meringankan beban finansial perantau saat arus balik,” kata Acep.

BPKH memberikan fasilitas gratis kepada seluruh peserta, mulai dari bus kelas eksekutif, konsumsi, hingga atribut perjalanan. BPKH menggunakan dana dari nilai manfaat Dana Abadi Umat (DAU), bukan dari pokok dana haji, sehingga tetap menjaga prinsip kehati-hatian.

Pada 2026, BPKH menargetkan 2.700 peserta secara nasional dalam program ini yang tersebar di Lampung, Surabaya, Solo, dan Yogyakarta. Lebih dari 11.000 orang mendaftar, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Lampung, jajaran kepolisian, serta mitra lembaga keuangan syariah.

Melalui program ini, BPKH menegaskan komitmennya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat pengelolaan dana umat yang amanah, transparan, dan berdampak nyata.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya