Berita

Sisa ledakan balon udara berisi petasan menghancurkan atap rumah warga di Tembalang, Semarang. (Foto: RMOLJateng)

Nusantara

Balon Udara Bawa Petasan Meledak, Atap Rumah Jebol

MINGGU, 22 MARET 2026 | 16:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peristiwa balon udara bermuatan petasan meledak di wilayah Tembalang, Kota Semarang, menggegerkan warga. Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan pada atap rumah milik warga di Jalan Mulawarman Timur, Kelurahan Kramas.

Dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, kejadian berlangsung pada Sabtu, 21 Maret 2026 sekitar pukul 13.30 WIB. Warga sempat mendengar empat kali suara ledakan keras dari arah lokasi sebelum akhirnya diketahui berasal dari balon udara yang jatuh di atas rumah.

Polsek Tembalang langsung bergerak cepat usai menerima laporan warga. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan penanganan dan pengamanan.


Rumah yang terdampak diketahui milik Darto (55), yang saat kejadian tengah mudik ke Tasikmalaya bersama keluarganya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Meski demikian, daya ledak petasan menyebabkan kerusakan cukup parah. Sejumlah genting dilaporkan pecah, sementara plafon kamar jebol akibat ledakan yang terjadi tepat di atas bangunan.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan ratusan petasan berbagai ukuran yang sebagian belum sempat meledak. Seluruhnya langsung diamankan guna mencegah potensi bahaya lanjutan.

Polisi menduga balon udara tersebut berasal dari wilayah timur lokasi kejadian dan terbang tanpa kendali akibat terbawa angin. Beban petasan yang terlalu berat membuat balon kehilangan daya angkat hingga akhirnya jatuh.

Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya rangka balon udara yang terbakar, ratusan petasan, parasut plastik yang dirangkai dengan petasan, serta dua pipa paralon. Petasan aktif kemudian dimusnahkan secara aman dengan cara dibongkar dan direndam air sebelum dibawa ke markas.

Kapolsek Tembalang, Kristiyastuti Handayani, menegaskan pihaknya akan menindak tegas aktivitas balon udara liar yang membawa bahan peledak.

”Balon udara yang membawa petasan sangat berisiko menimbulkan kebakaran maupun korban jiwa. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuat, menerbangkan, maupun menyalakan petasan yang membahayakan,” tegasnya, Minggu, 22 Maret 2026.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan jika menemukan aktivitas serupa.

”Kami mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kamtibmas. Segera laporkan jika ada potensi gangguan agar bisa dicegah sejak dini,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya