Berita

Fasilitas Nuklir Natanz Iran (Foto: Reuters)

Global

AS dan Israel Gempur Fasilitas Nuklir Natanz Iran

MINGGU, 22 MARET 2026 | 09:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Amerika Serikat dan Israel dilaporkan telah menyerang fasilitas nuklir Natanz, salah satu pusat pengayaan uranium terpenting milik Itan, di tengah perang yang terus memanas. 

Organisasi energi atom Iran mengatakan serangan itu terjadi pada Sabtu pagi waktu setempat, 21 Maret 2026. 

“Menyusul serangan kriminal yang dilakukan Amerika Serikat dan perebutan rezim Zionis terhadap negara kami, kompleks pengayaan Natanz menjadi sasaran pagi ini,” demikian laporan lembaga tersebut, seperti dikutip dari kantor berita Tasnim. 


Iran memastikan tidak ada kebocoran radioaktif dari fasilitas Shahid Ahmadi Roshan di Natanz, yang berada sekitar 220 kilometer tenggara Teheran. 

“Tidak ada kebocoran bahan radioaktif yang dilaporkan,” kata organisasi energi atom Iran, seraya memastikan tidak ada bahaya bagi masyarakat di sekitar lokasi.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) turut mengonfirmasi bahwa Iran telah melaporkan serangan tersebut. 

Lembaga pengawas nuklir PBB itu menyatakan tidak ada peningkatan tingkat radiasi di luar lokasi, sambil terus menelusuri lebih lanjut dampak dari serangan tersebut. Kepala IAEA Rafael Grossi kembali menyerukan penahanan militer guna menghindari risiko kecelakaan nuklir.

Di sisi lain, Rusia mengecam keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional. 

Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz memperingatkan bahwa intensitas serangan terhadap Iran akan meningkat dalam beberapa hari ke depan, menandakan konflik berpotensi semakin meluas.

“Minggu ini, intensitas serangan yang akan dilakukan oleh IDF (tentara Israel) dan militer AS terhadap rezim teror Iran dan infrastruktur yang diandalkannya akan meningkat secara signifikan,” kata Katz dalam sebuah pernyataan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya