Berita

Presiden Prabowo Subianto di Hambalang (Foto: BAKOM RI)

Politik

Prabowo Akui Tutup Lebih dari Seribu Dapur MBG Bermasalah

KAMIS, 19 MARET 2026 | 20:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pemerintah telah menutup sementara lebih dari seribu dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena tidak memenuhi standar yang ditetapkan. 

"Saya kirim orang-orang saya yang ngecek. Saya kira, kalau nggak salah ya, dari sekian puluh ribu dapur, sudah kita tutup lebih dari seribu,” ungkapnya dalam sesi tanya jawab bersama jurnalis dan pakar di Hambalang, Bogor, seperti dikutip pada Kamis, 19 Maret 2026.

Dikatakan bahwa Kebijakan tersebut ditegaskan bukan sebagai penghentian program, melainkan bentuk evaluasi agar pelaksanaan MBG berjalan sesuai dengan standar gizi, kebersihan, dan keamanan pangan yang telah ditentukan.


Prabowo bahkan menyebut pengawasan dilakukan langsung melalui inspeksi mendadak yang intensif.

“Lebih dari seribu. Ini saya punya wakil kepala satu ibu, ibu ini, ibu Nanik ya. Ini galak sekali dia. Dia sidak terus kerjanya. Yang sudah di-suspend, 1.030,” ungkapnya.

Selain itu, pemerintah kini menerapkan sistem sertifikasi ketat bagi seluruh dapur MBG. Dapur yang ingin tetap beroperasi wajib memenuhi standar kebersihan, keamanan makanan, kualitas air, hingga proses pengolahan yang sesuai ketentuan.

“Kamu harus lulus sertifikasi kebersihan, sertifikasi keamanan makanan, dicek airnya gimana, airnya aman, airnya dimasak seperti apa, kemudian omprengnya, semua itu ada kriterianya. Kalau gak beres ditutup," tegasnya. 

Prabowo juga menekankan pentingnya transparansi dan pengawasan publik dalam program ini. Masyarakat, sekolah, hingga orang tua didorong untuk ikut memantau dan melaporkan jika ditemukan pelanggaran di lapangan.

“Siapapun boleh cek. Kepala sekolah, orang tua, masyarakat sekitar boleh masuk dan komplain,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya