Berita

Ilustrasi. (Foto: Danantara Indonesia)

Bisnis

Calon Mitra Proyek Fasilitas PSEL Bisa Daftar di Laman Resmi Danantara

KAMIS, 19 MARET 2026 | 01:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM) hari ini secara resmi membuka pendaftaran baru bagi perusahaan yang berminat untuk menjadi calon mitra dalam pengembangan proyek Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Indonesia. 

Ini merupakan gelombang pendaftaran kedua setelah proses seleksi mitra pada gelombang pertama di Bekasi, Denpasar Raya, Bogor Raya dan Yogyakarta.
 
Program tersebut merupakan bagian dari implementasi kerangka regulasi nasional dalam pengelolaan sampah, termasuk Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang mengatur pengolahan sampah perkotaan menjadi energi melalui teknologi ramah lingkungan.
 

 
Melalui proses ini, Danantara Indonesia membuka kesempatan bagi badan usaha nasional maupun internasional yang memiliki pengalaman, kapasitas, dan kapabilitas dalam pengembangan proyek PSEL untuk mengikuti proses pembentukan Daftar Penyedia Terverifikasi (DPT) yang berfungsi sebagai daftar prakualifikasi bagi perusahaan yang memenuhi kriteria untuk berpartisipasi. Perusahaan yang masuk dalam DPT akan menjadi bagian dari kelompok calon mitra yang berpotensi dilibatkan dalam pengembangan proyek PSEL di Indonesia pada tahap selanjutnya.
 
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Danantara Indonesia dalam mendukung agenda penanganan darurat sampah nasional sekaligus pengembangan energi hijau yang berkelanjutan. 

Dengan pendekatan investasi strategis dan proses seleksi yang profesional, Danantara Indonesia berupaya memastikan proyek Waste-to-Energy dapat berjalan dengan teknologi yang tepat, tata kelola yang baik, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
 
Pembukaan DPT ini juga diharapkan dapat semakin memperluas minat investor dan mitra teknologi global untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur pengelolaan sampah termutakhir di Indonesia.
 
Director of Investment, Danantara Investment Management, Fadli Rahman, mengatakan pembukaan kembali DPT dilakukan untuk meningkatkan pilihan teknologi dan memperluas pendanaan dari berbagai negara, serta semakin memperkuat investasi di dalam negeri.
 
“Pembukaan pendaftaran baru ini merupakan bagian dari upaya Danantara Indonesia dalam memperluas partisipasi perusahaan nasional maupun global dalam pengembangan infrastruktur pengolahan sampah modern di Indonesia yang sebelumnya telah menarik minat berbagai perusahaan dan investor internasional demi bersama-sama bergerak menyelesaikan isu darurat sampah nasional,” ucap Fadli dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.
 
Proses pendaftaran dan informasi lebih lanjut mengenai persyaratan serta tahapan seleksi dapat diakses melalui laman resmi Danantara Indonesia.
 
Ke depan, Danantara Indonesia akan terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, investor, pelaku industri, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat implementasi solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
 

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya