Berita

Kepadatan terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek di Bekasi arah Cikampek. (Foto: RMOL)

Nusantara

Contraflow Diberlakukan Urai Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek

RABU, 18 MARET 2026 | 13:16 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) arah Cikampek pada Rabu, 18 Maret 2026. Antrean kendaraan bahkan mengular hingga sekitar Rest Area KM 19 seiring meningkatnya arus mudik pada 28 Ramadan 1447 Hijriah pada pukul 10.35 WIB.

VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo mengatakan, lonjakan volume kendaraan pada momentum mudik menjadi penyebab utama kepadatan di ruas tol tersebut.

"Saat ini memang sedang ada peningkatan volume lalu lintas di ruas Jakarta-Cikampek dan sudah juga dilakukan Contra Flow dari KM 36 sampai dengan KM 70," kata Ria kepada RMOL, Rabu siang, 18 Maret 2026.


Kebijakan Contraflow tersebut sudah diberlakukan atas diskresi pengelola jalan tol dan Kepolisian sejak dinihari. Sementara itu, rekayasa lalulintas one way tahap I juga masih diterapkan mulai dari KM 70 ruas Jalan Tol Japek hingga KM 263 ruas Jalan Tol Pejagan-Pemalang sejak Selasa, 17 Maret 2026 pukul 15.18 WIB, untuk mengurai kepadatan kendaraan yang menuju wilayah timur Trans Jawa.

Menurutnya, peningkatan arus lalu lintas ini berkaitan erat dengan pergerakan masyarakat yang mulai melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idulfitri.

"Sehingga memang diharapkan rekayasa lalu lintas CF ini dapat mengurai kepadatan yang terjadi akibat peningkatan volume lalu lintas," jelas Ria.

Pihak Jasamarga pun mengimbau para pengguna jalan tol untuk mengantisipasi kepadatan dengan merencanakan waktu perjalanan secara matang, terutama pada puncak arus mudik di penghujung bulan Ramadan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya