Berita

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari. (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

PLN Siapkan 1.681 SPKLU untuk Hadapi Lonjakan Pemudik EV

RABU, 18 MARET 2026 | 12:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah memastikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik (electric vehicle/EV) jelang arus mudik Lebaran 2026 dengan menambah signifikan jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang jalur utama.

Menurut Kepala Staf Presiden (KSP), Muhammad Qodari, langkah tersebut diambil seiring meningkatnya jumlah pemudik yang menggunakan EV. 

Dikatakan Qodari, PT PLN (Persero) telah menambah jumlah SPKLU Fast dan Ultra Fast Charging menjadi 1.681 unit untuk Lebaran 2026, atau naik 1,7 kali lipat dari tahun lalu. 


“PLN menyiapkan 1.681 SPKLU di 994 lokasi sepanjang jalur mudik, meningkat 1,7 kali lipat dibanding Lebaran 2025. Kapasitas juga ditingkatkan melalui Fast dan Ultra Fast Charging untuk melayani lonjakan pemudik kendaraan listrik dari 13.674 mobil (2025) menjadi 23.147 mobil (2026), sehingga pengisian tetap aman dan minim antrean,” ungkapnya dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.

Selain infrastruktur pengisian, pemerintah juga memastikan keandalan pasokan listrik selama periode Ramadan hingga Idulfitri 2026 tetap terjaga di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut KSP, beban puncak sistem kelistrikan nasional diperkirakan sebesar 47.198 Megawatt, sementara kapasitas pasok mencapai 51.608 Megawatt, sehingga menyisakan cadangan 9,3 persen.  

“Pasokan listrik nasional selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026 diproyeksikan berada dalam kondisi aman dan terkendali," pungkas Qodari.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya