Berita

Paparan kinerja bank bjb 2025. (Foto: Dok. bank bjb)

Bisnis

bank bjb Bukukan Aset Rp221,4 Triliun Sepanjang 2025

SENIN, 16 MARET 2026 | 15:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kinerja keuangan bank bjb sepanjang tahun buku 2025 tetap solid di tengah dinamika ekonomi global dan domestik yang masih penuh tantangan.

Stabilitas sistem keuangan nasional pada akhir 2025 dinilai tetap terjaga dan kondusif bagi sektor perbankan. Kondisi ini turut didukung kebijakan fiskal dan moneter yang akomodatif, termasuk penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) yang membuka ruang bagi pemulihan intermediasi perbankan.

Secara konsolidasi, total aset bank bjb pada akhir 2025 tercatat mencapai Rp221,4 triliun. Sementara penyaluran kredit dan pembiayaan mencapai Rp140,7 triliun. Dari total penyaluran tersebut, kontribusi perusahaan anak mencapai Rp28,8 triliun, sedangkan bank only sebesar Rp111,9 triliun.


Hal tersebut disampaikan dalam paparan kinerja Earning Call Full Year (FY) 2025 bank bjb bersama Direktur Keuangan bank bjb Hana Dartiwan, Direktur Korporasi dan UMKM Mulyana, Direktur Konsumer dan Ritel Nunung Suhartini, serta Deputy Corporate Secretary bank bjb Sani Ikhsan Maulana, Senin, 16 Maret 2026. 

Pada bank only, segmen kredit konsumer masih menjadi kontributor utama dengan outstanding mencapai Rp74,8 triliun. Kualitas aset pada segmen ini juga tetap terjaga dengan tingkat kredit bermasalah (non performing loan/NPL) yang rendah serta margin yang sehat.

Potensi pertumbuhan segmen ini juga dinilai masih terbuka seiring meningkatnya jumlah pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) di Jawa Barat dan Banten yang mencapai sekitar 504 ribu orang per Juni 2025, sehingga memperluas basis pasar payroll bank bjb.

Di sisi lain, bank bjb juga mempercepat transformasi digital melalui pengembangan platform KGB Pisan.

Sejak memperoleh izin pengembangan layanan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada November 2025, platform ini memungkinkan pengajuan kredit baru secara end-to-end digital bagi nasabah payroll bank bjb.

Proses kredit yang sepenuhnya digital tersebut dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus skalabilitas bisnis konsumer.

Selain itu, bank bjb juga tetap melakukan ekspansi secara terukur pada segmen korporasi dan komersial, terutama pada proyek berbasis ekosistem daerah yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi regional.

Adapun laba bersih yang dapat diatribusikan kepada induk tercatat sebesar Rp1,15 triliun. Momentum perbaikan kinerja pada triwulan IV 2025 juga berlanjut pada awal 2026 dan menjadi indikasi positif bagi pemulihan pertumbuhan laba ke depan.

Bank bjb juga terus memperkuat sinergi bisnis dalam Kelompok Usaha Bank (KUB). Kinerja anak perusahaan memberikan kontribusi aset sebesar Rp42,8 triliun atau sekitar 18 persen dari total aset konsolidasi Grup bjb.

Ke depan, bank bjb akan terus memperkuat sinergi bisnis dan efisiensi operasional melalui skema sharing fee serta kolaborasi produk guna meningkatkan profitabilitas dan daya saing grup secara berkelanjutan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Jejak Bakti Jenderal Sigit di Pelosok Negeri Bukti Pujian Presiden bukan Pepesan Kosong

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:27

Presiden Tiba di Kompleks Parlemen, Disambut Ketua DPD dan Ketua MPR

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:24

Sidang Tahunan 2026 Dipersingkat Mengejar Waktu Salat Jumat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:21

Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR, Megawati Absen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

Harga Minyak Dunia Turun 2 Persen

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:19

LSAK: Maraknya OTT KPK Isyaratkan Darurat Reformasi Sistem Pilkada

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:17

Pasar Karbon Berpotensi Tarik Investasi Hijau

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Saham Nokia Naik 3,31 Persen, Prospek Bisnis AI Jadi Perhatian

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:08

Pengamanan Diperketat Jelang Sidang MPR-DPR, Rantis dan Helikopter Disiagakan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:02

Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah untuk Hindari Konflik Kepentingan

Jumat, 14 Agustus 2026 | 08:00

Selengkapnya