Berita

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube BBC)

Dunia

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

SABTU, 14 MARET 2026 | 08:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat dilaporkan mengerahkan ribuan pasukan tambahan ke Timur Tengah di tengah meningkatnya ketegangan perang dengan Iran. Langkah ini memicu spekulasi bahwa Washington sedang mempersiapkan operasi militer yang lebih besar, termasuk kemungkinan invasi darat.

Laporan dari The Wall Street Journal menyebutkan bahwa Pentagon telah menyetujui pemindahan sekitar 5.000 Marinir dan pelaut ke kawasan. Permintaan penambahan pasukan ini diajukan oleh United States Central Command dan disetujui oleh Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth.

Pasukan tersebut akan bergabung dengan Unit Ekspedisi Marinir ke-31 yang ditempatkan di kapal serbu amfibi USS Tripoli. Kapal perang ini biasanya berbasis di Jepang dan dirancang untuk mendukung operasi militer dari laut ke daratan, termasuk pendaratan pasukan dalam jumlah besar. Hingga kini, Pentagon maupun Gedung Putih belum mengonfirmasi apakah pengerahan kapal dan pasukan tersebut merupakan bagian dari persiapan invasi darat ke Iran.


Saat ini diperkirakan sudah ada sekitar 50.000 tentara AS yang ditempatkan di berbagai negara di Timur Tengah. Meski demikian, Presiden Donald Trump belum memberikan kepastian apakah ia akan memerintahkan invasi darat ke Iran. Pemerintahannya sejauh ini masih menegaskan bahwa operasi militer yang sedang berlangsung menunjukkan kemajuan bagi pihak Amerika.

Menhan Hegseth menyatakan bahwa kekuatan militer Iran semakin melemah seiring berjalannya operasi militer yang dilakukan AS dan sekutunya. Ia menegaskan bahwa Washington akan terus meningkatkan tekanan terhadap Iran.

“Dengan setiap jam yang berlalu, kita tahu - dan mereka juga tahu - bahwa kemampuan militer rezim mereka sedang runtuh. Mereka hampir tidak bisa berkomunikasi, apalagi berkoordinasi,” kata Hegseth.

Di tengah meningkatnya operasi militer tersebut, Komando Pusat AS juga mengonfirmasi insiden jatuhnya pesawat tanker Boeing KC-135 Stratotanker di Irak bagian barat. Seluruh awak pesawat dilaporkan tewas dalam kecelakaan tersebut. Militer AS menyatakan bahwa insiden itu tidak disebabkan oleh serangan musuh maupun tembakan dari pihak sendiri, dan penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Dengan kejadian ini, jumlah korban tewas dari pihak militer Amerika dalam konflik tersebut meningkat menjadi 13 orang.

Sementara itu, Iran dilaporkan melancarkan serangan terhadap sejumlah infrastruktur minyak di kawasan Teluk. Serangan tersebut disebut menargetkan fasilitas energi di beberapa wilayah seperti Bahrain, Oman, Dubai, dan Turki, yang memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan minyak global.

Di dalam negeri Iran sendiri, sebuah ledakan besar juga dilaporkan terjadi saat peringatan Quds Day di Teheran. Acara tahunan ini biasanya digelar untuk menunjukkan dukungan terhadap Palestina dan penolakan terhadap Israel.

Meski konflik terus meningkat, Trump dalam beberapa jam terakhir justru hanya sedikit menyinggung Iran di media sosialnya. Ia lebih banyak membahas isu domestik, termasuk renovasi pusat seni Trump-Kennedy Centre.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya