Berita

Apel pasukan TNI-Polri di Lapangan Mapolres Puncak Jaya, Jalan Trans Papua, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, beberapa waktu lalu. (Foto: Puspen TNI)

Presisi

Apel Pasukan TNI-Polri Siapkan Operasi Ketupat Noken 2026 di Puncak Jaya

SABTU, 14 MARET 2026 | 06:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H Tahun 2026, dilaksanakan Apel Gelar Pasukan TNI/Polri, Satgas dan Apintel dalam rangka Operasi Ketupat Noken 2026. 

Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Mapolres Puncak Jaya, Jalan Trans Papua, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, beberapa waktu lalu.
 
Apel dipimpin Kapolres Puncak Jaya AKBP Ahmad Fauzan didampingi Wakil Bupati Puncak Jaya Mus Kogoya serta diikuti sekitar 150 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Satgas Apintel, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Puncak Jaya.
 

 
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kabagops Polres Puncak Jaya AKP Matheus T. Ate, Pasi Ops Kodim 1714/PJ Kapten Inf Daniel Sine, Asisten II Kabupaten Puncak Jaya Bidang Ekonomi Pembangunan Esau Karoba, Kepala Satpol PP Kabupaten Puncak Jaya Irwan Tabuni., Danpos Kopasgat Mulia Kapten Pas Ardhean Rizky Himawan, Dantim Bais Kapten Inf Asep, Kapolsek Mulia IPTU Okto Agus T, Kasad Samapta Polres Puncak Jaya IPDA Kasron Manurun, SH, Kasubag Dalpers IPDA R. Donal, Tim Community Puncak Jaya, serta para ASN Kabupaten Puncak Jaya.
 
Kapolres Puncak Jaya menyampaikan bahwa pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H harus dapat berjalan aman, nyaman, dan tertib melalui sinergitas lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
 
Ia juga menyinggung situasi global yang saat ini mengalami eskalasi konflik di beberapa kawasan dunia yang berdampak terhadap harga minyak dunia serta potensi stabilitas ekonomi nasional. Indonesia tetap mengedepankan politik luar negeri bebas aktif dengan berperan dalam diplomasi perdamaian melalui konsep Two State Solution serta berperan sebagai juru damai.
 
Pemerintah, lanjutnya, terus menjaga stabilitas nasional dengan memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) melalui subsidi dan stok yang mencukupi. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan panic buying yang dapat mengganggu stabilitas distribusi.
 
Selain itu, pemerintah telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama untuk mengatur lalu lintas, penyeberangan, serta pengaturan proyek konstruksi selama masa mudik. Dalam pelaksanaannya akan diterapkan sistem delaying system, buffer zone, serta first come first in guna mengurai kepadatan arus kendaraan.
 
Kapolres juga menegaskan bahwa potensi gangguan kamtibmas seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, hingga balap liar perlu diantisipasi melalui patroli bersama dengan melibatkan unsur Pam Swakarsa, pendataan rumah kosong yang ditinggal mudik, serta layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat.
 
Selain itu, potensi bencana hidrometeorologi juga menjadi perhatian dengan menyiapkan tim tanggap darurat serta sarana prasarana pendukung guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama periode libur Idul Fitri.
 
Di akhir amanatnya, Kapolres menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, dengan harapan seluruh upaya pengamanan mendapat perlindungan Tuhan Yang Maha Esa dalam pengabdian kepada masyarakat.
 
Sementara itu, Pasi Ops Kodim 1714/Puncak Jaya Kapten Inf Daniel Sine menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung Operasi Ketupat Tahun 2026, TNI bersama Polri akan melaksanakan berbagai kegiatan pengamanan guna menjamin keamanan, kelancaran, dan ketertiban masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.
 
Kegiatan tersebut meliputi pengaturan lalu lintas sesuai Surat Keputusan Bersama, patroli bersama untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas dengan melibatkan elemen masyarakat, monitoring ketersediaan BBM, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
 
Dengan sinergitas seluruh pihak, diharapkan momentum Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar serta turut mendukung stabilitas ekonomi nasional.   


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya