Berita

Ilustrasi Aturan Pembatalan dan Reschedule Tiket Kereta Api Jarak Jauh (Sumber: Gemini Generated Image)

Nusantara

Aturan Pembatalan dan Reschedule Tiket Kereta Api Jarak Jauh saat Mudik Lebaran 2026

JUMAT, 13 MARET 2026 | 21:00 WIB | OLEH: TIFANI

. Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga. Pada periode Lebaran 2026, moda transportasi kereta api diperkirakan kembali menjadi salah satu pilihan utama pemudik karena dinilai nyaman, tepat waktu, serta memiliki jaringan rute yang luas ke berbagai kota.

Namun dalam praktiknya, rencana perjalanan tidak selalu berjalan sesuai jadwal. Perubahan agenda, kondisi darurat, hingga penyesuaian waktu keberangkatan sering membuat penumpang perlu membatalkan atau menjadwal ulang tiket kereta api yang telah dibeli. Oleh karena itu, penting bagi calon pemudik untuk memahami aturan pembatalan dan reschedule tiket Kereta Api (KA) jarak jauh sebelum hari keberangkatan.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menetapkan sejumlah ketentuan terkait pembatalan maupun perubahan jadwal tiket KA jarak jauh. Aturan ini mencakup batas waktu pengajuan, potongan biaya administrasi, hingga mekanisme pengembalian dana atau perubahan jadwal perjalanan.


Melansir laman resmi KAI, berikut aturan pembatalan dan reschedule tiket kereta jarak jauh:

1. Pembatalan dapat dilakukan paling lambat 30 menit sebelum kereta berangkat dan tiket sudah masuk sistem. Jika melewati batas waktu tersebut, tiket dinyatakan hangus.

2. Penumpang wajib menunjukkan identitas asli sesuai data pada tiket. Jika pembatalan diwakilkan, harus membawa surat kuasa bermaterai, fotokopi identitas pemberi dan penerima kuasa, serta KTP asli pemilik tiket.

3. Pembatalan dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI (disarankan karena lebih mudah), mesin Loketbox, atau loket pembatalan di stasiun.

4. Pembatalan dikenakan potongan 25 persen dari harga tiket (di luar biaya pemesanan), dibulatkan ke atas kelipatan Rp1.000. Dana yang dikembalikan sebesar 75 persen dari harga tiket.

5. Pengembalian dana dari aplikasi dan Loketbox ditransfer ke rekening atau dompet digital. Jika melalui loket, dana dapat ditransfer ke rekening atau diambil tunai di stasiun. Proses pengembalian dana sekitar tujuh hari.

Berikut ketentuan perubahan jadwal (reschedule) tiket KA jarak jauh:

1. Tiket harus sudah lunas dan belum dicetak sebagai boarding pass jika ingin melakukan reschedule secara online.

2. Reschedule melalui aplikasi dapat dilakukan paling lambat dua jam sebelum keberangkatan. Jika melewati batas tersebut, perubahan masih bisa dilakukan di loket stasiun paling lambat satu jam sebelum keberangkatan.

3. Perubahan hanya dapat diajukan oleh penumpang yang bersangkutan dan jika kursi pada jadwal baru masih tersedia.

4. Pelanggan dapat mengubah kursi, tanggal, jam keberangkatan, atau berpindah ke kereta lain sesuai kebutuhan.

5. Reschedule dikenakan biaya 25 persen dari harga tiket (di luar biaya pemesanan), dibulatkan ke atas Rp1.000. Jika harga tiket baru lebih mahal, penumpang harus membayar selisihnya. Jika lebih murah, selisih tidak dikembalikan.

Sebagai informasi tambahan, tiket promo tertentu dapat memiliki ketentuan khusus. Apabila pembatalan perjalanan terjadi akibat gangguan operasional dari pihak KAI, pelanggan berhak atas pengembalian dana sebesar 100 persen.

Berikut cara pembatalan dan reschedule tiket kereta jarak jauh: Sementara itu, cara ubah jadwal tiket kereta api via Access by KAI sebagai berikut:



Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya