Berita

Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

AHY Petakan 807 Titik Banjir dan 1.641 Longsor di Jalur Mudik

RABU, 11 MARET 2026 | 15:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memaparkan bahwa pemerintah telah memetakan sejumlah titik rawan bencana di sepanjang jalur mudik Lebaran tahun ini. 

Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sedikitnya 807 titik rawan banjir yang berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan para pemudik.

Selain itu, pemerintah juga mengidentifikasi 1.641 titik rawan longsor yang tersebar di berbagai wilayah, terutama di jalur yang melintasi daerah perbukitan dan pegunungan. 


Tak hanya itu, terdapat pula sekitar 15 titik yang rawan terdampak banjir rob di kawasan pesisir yang juga menjadi perhatian dalam pengamanan jalur mudik tahun ini.

"Ini sudah diantisipasi ada beberapa titik rawan rencana, totalnya itu bisa dilihat 807 rawan banjir, kemudian 1.641 rawan longsor, sedangkan ada 15 rawan banjir rob,” papar AHY dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026. 

Dikatakan bahwa pemerintah terus melakukan upaya preservasi dan perbaikan jalan agar jalur mudik tetap aman dilalui para pemudik.

Dalam hal ini, Kementerian Pekerjaan Umum telah menyiapkan tim khusus bernama Disaster Relief Unit (DRU) yang bertugas menangani kerusakan jalan secara cepat, terutama di jalur-jalur yang menjadi lintasan utama pemudik.

“Sudah kita siapkan dari Kementerian Pekerjaan Umum yang dinamakan dengan Disaster Relief Unit. DRU ini tugasnya adalah secara cepat menggelar alat-alat berat dengan material yang digunakan untuk memperbaiki atau menambal jalan-jalan yang berlubang," kata dia. 

Untuk mengantisipasi potensi gangguan di jalur mudik, pemerinta menyiapkan sekitar 1.461 unit tim DRU yang dilengkapi alat berat serta material perbaikan jalan sehingga dapat segera diterjunkan ke lokasi yang membutuhkan penanganan cepat.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Transformasi Besar-besaran Prabowo Bikin Banyak Orang Kaget

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:14

Wapres AS Tiba di Swiss untuk Perundingan Damai dengan Iran

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:50

KPK Ungkap Modus Pinjam Bendera di Proyek Gedung Pemkab Lamongan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:19

Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-65 untuk Jokowi Lewat Instagram

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:05

Tidak Kena Pajak Daerah, Lapangan Golf Senayan Ottolima Layak Dievaluasi

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:04

Pemerintah Sambut Kritik Mahasiswa sebagai Penyempurna Kebijakan

Minggu, 21 Juni 2026 | 13:00

Nanik S. Deyang Dituntut Audit Total BGN dan Program MBG

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:32

Pemerintah Harus Siapkan Solusi Jangka Panjang Usai Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24

KPK-Pemprov DKI Sebarkan Pesan Antikorupsi Lewat Halte Setiabudi Integritas

Minggu, 21 Juni 2026 | 12:22

Seskab dan Kepala BNN Diskusikan Ancaman Peredaran Narkoba Lewat Vape

Minggu, 21 Juni 2026 | 11:59

Selengkapnya