Berita

Ketua Bidang Hikmah, Politik dan Kebijakan Publik DPP IMM, Ari Aprian Harahap (Foto: RMOL /Faisal Aristama)

Politik

Menjaga Rumah Sendiri di Tengah Badai Global, Pesan IMM untuk Indonesia

RABU, 11 MARET 2026 | 10:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) mengingatkan pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global. 

Seruan itu disampaikan menyusul kekhawatiran dampak konflik internasional, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Ketua Bidang Hikmah, Politik, dan Kebijakan Publik DPP IMM, Ari Aprian Harahap, mengatakan seluruh elemen bangsa perlu bersikap bijak dalam menyikapi situasi global yang semakin kompleks.


“Dalam situasi dinamika geopolitik global yang semakin kompleks, seluruh elemen bangsa, khususnya masyarakat sipil, perlu menjaga persatuan nasional dan memberikan dukungan terhadap langkah-langkah pemerintah secara bijak dan bertanggung jawab,” kata Ari kepada wartawan di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Menurut Ari, peringatan Presiden Prabowo Subianto yang meminta masyarakat bersiap menghadapi potensi dampak konflik global merupakan langkah antisipatif.

Ia menilai pemerintah perlu mengambil langkah strategis agar eskalasi konflik internasional tidak berdampak terhadap stabilitas politik dan ekonomi di dalam negeri.

Ari juga menilai Indonesia memiliki posisi penting dalam mendorong penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi. Sebagai negara besar di kawasan Asia Tenggara, Indonesia dinilai dapat berperan dalam mendorong deeskalasi konflik internasional.

“Indonesia sejak lama dikenal konsisten mengedepankan diplomasi damai. Karena itu, pemerintah diharapkan dapat terus memainkan peran konstruktif dalam mendorong dialog dan penyelesaian konflik secara damai,” ujarnya.

Ia menambahkan, menjaga persatuan nasional menjadi kunci agar Indonesia tetap kuat menghadapi berbagai tantangan global.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad juga menyerukan pentingnya menjaga persatuan nasional. Seruan itu dinilai sejalan dengan imbauan Presiden Prabowo yang meminta masyarakat bersiap menghadapi potensi dampak global akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Presiden Prabowo menilai situasi global saat ini dapat menimbulkan berbagai tantangan yang harus dihadapi secara bersama.

“Kita tidak berlindung di belakang sistem yang sudah berjalan. Kita menghadapi kesulitan dengan sikap ingin mengatasi kesulitan. Kita harus berani mengatasi kesulitan,” kata Prabowo saat meresmikan pembangunan ratusan jembatan di seluruh Indonesia secara daring melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 9 Maret 2026.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya