Berita

Sejumlah mantan petinggi Demokrat memberikan dukungan penuh kepada pemerintahan Prabowo-Gibran, Selasa, 10 Maret 2026. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Mantan Petinggi Demokrat Tegaskan Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

SELASA, 10 MARET 2026 | 23:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sejumlah mantan petinggi DPP Partai Demokrat menegaskan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dukungan tersebut disampaikan dalam ajang silaturahmi dan buka puasa bersama di Hotel Luxury Inn Arion, Rawamangun, Jakarta, Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan bertajuk The Legend ini digagas HM Darmizal dan Muhammad Rahmad yang juga menjabat Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Relawan Jokowi (ReJO).

Sejumlah tokoh yang hadir antara lain Marzuki Alie, Jhony Allen Marbun, I Gede Pasek Suardika, Milton Pakpahan, Sri Mulyono, Agus Hermanto, Tri Yulianto, Yus Usman Susmanegara, Ilal Ferhard, dan Ahmad Yahya.


“Kami mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran sampai tuntas,” kata Rahmad.

Hal senada disampaikan Jhony Allen Marbun. Ia menegaskan pemerintahan Prabowo-Gibran harus mendapat dukungan penuh hingga akhir masa jabatan pada 2029.

“Kita dukung pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029. Tidak ada matahari kembar dalam pemerintahan ini. Urusan politik 2029 nanti saja,” ujarnya.

Sementara itu, Marzuki Alie menyebut pertemuan tersebut murni sebagai ajang silaturahmi para tokoh yang pernah bersama membesarkan Partai Demokrat.

“Kita berdiskusi dan bersilaturahmi bagaimana ikut berperan mengisi jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran,” jelasnya.

Saat ditanya soal ketidakhadiran Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Marzuki mengatakan pihaknya menghormati kesibukan keduanya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya