Berita

Anggota Komisi III DPR, Mercy Chriesty Barends. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Mercy Barends Sebut Kematian 32 PMI Asal NTT Tragedi Kemanusiaan

SELASA, 10 MARET 2026 | 17:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Anggota Komisi III DPR, Mercy Chriesty Barends menyoroti peningkatan jumlah kematian Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Nusa Tenggara Timur di luar negeri.

Data terbaru menunjukkan pemulangan empat jenazah PMI ke Bandara El Tari pada Senin, 9 Maret 2026 menambah total PMI asal NTT yang meninggal sejak Januari hingga awal Maret 2026 menjadi 32 orang. Dari jumlah tersebut, 30 orang diketahui merupakan pekerja migran nonprosedural.

Menurut Mercy, fakta tersebut menunjukkan masih lemahnya pengawasan terhadap praktik perekrutan tenaga kerja ilegal yang selama ini menyasar masyarakat di daerah kantong pekerja migran.


“Ini bukan sekadar angka statistik. Di balik setiap jenazah yang kembali ke Tanah Air, ada keluarga yang kehilangan anak, ibu, ayah, atau tulang punggung ekonomi mereka. Negara tidak boleh membiarkan tragedi kemanusiaan ini terus berulang,” tegas Mercy dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 10 Maret 2026.

Mercy juga menyoroti adanya jalur-jalur pengiriman PMI ilegal dari NTT yang selama ini dikenal publik, namun belum dibongkar secara tuntas. Beberapa jalur yang kerap digunakan antara lain Kupang–Batam–Malaysia, Kupang–Kalimantan Barat–Sarawak, serta Kupang–Nunukan–Sabah.

Selain itu, terdapat pula jalur melalui pelabuhan kecil dan jalur laut tidak resmi yang digunakan untuk menghindari pengawasan aparat.

“Jalur-jalur ini bukan rahasia. Masyarakat sudah lama mengetahui pola perekrutan dan pengiriman tersebut. Aparat penegak hukum pasti memiliki data, tetapi mengapa terkesan terjadi pembiaran?” ujar politisi PDIP ini.

Ia mendesak aparat penegak hukum untuk membongkar jaringan perekrut ilegal dan mafia perdagangan orang yang beroperasi dari tingkat desa hingga lintas negara.

Menurutnya, para pelaku harus diproses menggunakan instrumen hukum tegas, termasuk Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“Negara tidak boleh kalah dari jaringan yang selama ini mengambil keuntungan dari penderitaan pekerja migran,” tegasnya.

Mercy juga meminta penguatan koordinasi antara aparat penegak hukum, pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta perwakilan Indonesia di negara tujuan penempatan. Setiap kasus kematian PMI harus ditelusuri secara transparan agar tidak berhenti pada proses pemulangan jenazah tanpa kejelasan penyebab dan pertanggungjawaban hukum.

“Total 32 kematian PMI asal NTT hanya dalam tiga bulan merupakan peringatan serius bagi negara. Negara wajib melindungi warga negaranya di mana pun mereka bekerja,” pungkas Mercy.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya