Berita

Ketua Komisi XI DPR RI, Muhammad Misbakhun. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

DPR Ingatkan Risiko Inflasi Jika Harga BBM Subsidi Naik

SELASA, 10 MARET 2026 | 14:18 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kenaikan harga BBM subsidi dinilai berisiko memicu inflasi, terutama pada sektor transportasi dan pangan, yang pada akhirnya dapat menekan daya beli masyarakat serta menghambat pertumbuhan ekonomi.

Peringatan tersebut muncul di tengah potensi tekanan harga energi global akibat konflik di Timur Tengah yang dapat mendorong kenaikan harga minyak dunia dan berdampak pada kebijakan energi domestik.

Ketua Komisi XI DPR RI Muhammad Misbakhun mengatakan kenaikan harga BBM memiliki efek berantai terhadap berbagai sektor ekonomi.


“Mengapa hal ini krusial? Karena kenaikan harga BBM akan memicu kenaikan harga di sektor transportasi dan pangan akibat meningkatnya biaya produksi. Inflasi pada harga yang diatur pemerintah (administered price inflation) ini akan menekan daya beli masyarakat, yang pada akhirnya berdampak pada perlambatan pertumbuhan ekonomi,” ujar Misbakhun dalam doorstop di kompleks DPR, Selasa, 10 Maret 2026. 

Menurutnya, dampak inflasi dari kenaikan BBM perlu menjadi perhatian utama pemerintah karena dapat langsung dirasakan masyarakat melalui meningkatnya biaya hidup sehari-hari.

Ia menilai pemerintah harus berhati-hati sebelum mengambil keputusan menaikkan harga BBM subsidi. 

“Namun, pilihan untuk menaikkan harga BBM subsidi seharusnya tidak menjadi langkah pertama. Pemerintah harus melakukan eksersis (kajian) mendalam terhadap komponen-komponen pembentuk harga BBM bersubsidi sebelum mengambil keputusan,” kata Misbakhun.

Karena itu, ia menilai kebijakan penyesuaian harga BBM perlu ditempatkan sebagai opsi terakhir agar dampaknya terhadap inflasi dan daya beli masyarakat dapat diminimalkan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya