Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Emas Dunia Anjlok Tertekan Dolar dan Suku Bunga

SELASA, 10 MARET 2026 | 07:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas merosot lebih dari 1 persen pada perdagangan Senin 9 Maret 2026 akibat penguatan Dolar AS dan meningkatnya ekspektasi suku bunga tinggi. 

Meski konflik Timur Tengah memanas, investor lebih memilih beralih ke aset likuid (Dolar) seiring melonjaknya harga minyak dunia.

Dikutip dari Reuters, emas spot turun 1,5 persen ke 5.091,62 Dolar AS per ons. Sedangkan emas berjangka AS turun 1,1 persen ke 5.103,70 Dolar AS per ons.


Lonjakan harga minyak hingga 120 Dolar AS per barel meningkatkan permintaan dolar sebagai aset aman, yang secara otomatis membuat harga emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Kekhawatiran inflasi global akibat gangguan pasokan energi di Selat Hormuz memicu spekulasi bahwa bank sentral (The Fed) akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Pasar bersiap mengantisipasi rilis data inflasi (CPI dan PCE) pekan ini yang diprediksi akan menekan daya tarik emas jika hasilnya lebih tinggi dari perkiraan.

Meskipun emas berfungsi sebagai lindung nilai inflasi, daya tariknya memudar saat suku bunga tinggi karena emas tidak memberikan imbal hasil (yield). Namun, ketidakpastian geopolitik di Iran dan Lebanon tetap memberikan "batas bawah" yang mencegah harga jatuh lebih dalam karena statusnya sebagai safe-haven.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Reagen dan Uswanas Bakal Bertarung di Musdalub HIPMI Malut

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:18

Danantara dan Bank Himbara Diminta Bantu Pendanaan Proyek Sekolah Rakyat

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:15

Kejagung Bakal Umumkan Perusahaan Diduga Terlibat Under Invoicing CPO

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:52

Thailand Memimpin, Vietnam Melesat, Indonesia Masih Bicara Potensi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:31

Wali Kota Agustina Hadirkan Semangat untuk Meraih Mimpi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:13

India Kurangi Pembelian, Harga CPO Juni 2026 Langsung Anjlok

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:53

Ketika Dua Unsur Semesta Bersatu Menuju Candi Borobudur

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:48

Gubernur Khofifah Dapati Minyakita Dijual Lampaui HET

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:47

Menteri PU Sidak Proyek Sekolah Rakyat Lombok Utara, Progres Konstruksi 45 Persen

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:13

PDIP: Perlu Kajian Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:52

Selengkapnya