Berita

Silaturahmi Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun dan ratusan WNI di Changsha, Provinsi Hunan, Tiongkok. (Foto: Dok. KBRI Tiongkok)

Dunia

Dubes Djauhari Minta Ratusan WNI di Changsha Laporkan Diri

SENIN, 09 MARET 2026 | 21:02 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun menyapa lebih dari 200 warga negara Indonesia (WNI) di Changsha, Provinsi Hunan, Tiongkok, Minggu, 8 Maret 2026.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Djauhari menegaskan pentingnya kehadiran langsung perwakilan Indonesia untuk menyapa dan mendengar langsung kondisi WNI di luar Beijing.

“Saya ingin KBRI tidak hanya menunggu di Beijing. Saya ingin ada kehadiran langsung, menyapa, dan mendengar cerita,” kata Djauhari dalam siaran persnya, Senin, 9 Maret 2026.


Sebagian besar peserta yang hadir merupakan mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi di sejumlah perguruan tinggi di Changsha. Dalam kesempatan tersebut, Djauhari juga mengingatkan pentingnya bagi WNI di luar negeri untuk melakukan lapor diri melalui Portal Peduli WNI.

“Sekarang caranya sangat mudah, cukup melalui Portal Peduli WNI secara online, kapan saja dan dari mana saja,” ujarnya.

Acara silaturahmi itu juga menjadi momen perkenalan Wakil Duta Besar RI di Beijing, Irene Umar kepada masyarakat Indonesia di Changsha.

Menurut Irene, diplomasi tidak hanya berkaitan dengan hubungan antarnegara, tetapi juga menjaga komunikasi dengan warga negara Indonesia yang berada di luar negeri.

Ia juga menilai keberadaan masyarakat Indonesia di Tiongkok menjadi jembatan persahabatan antarbangsa melalui berbagai aktivitas, baik belajar, bekerja, maupun berwirausaha.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama Ramadan itu turut menghadirkan layanan konsuler dan imigrasi bagi WNI di Changsha. Sebelumnya, untuk memperoleh layanan tersebut mereka harus menempuh perjalanan sekitar 1.500 kilometer ke Beijing.

Sejumlah WNI memanfaatkan layanan pencatatan biometrik untuk pembuatan paspor baru yang dilakukan tim Atase Imigrasi KBRI Beijing.

Pertemuan ditutup dengan seluruh peserta menyanyikan lagu “Rayuan Pulau Kelapa” yang dipimpin langsung oleh Dubes Djauhari, sebagai simbol kebersamaan masyarakat Indonesia di perantauan.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya