Berita

Ilusrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Stok BBM Nasional Terjamin, Masyarakat Diimbau Tidak Panik

SENIN, 09 MARET 2026 | 07:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di dalam negeri berada dalam kondisi aman. Hal itu dipastikan oleh anggota Dewan Energi Nasional (DEN), M Kholid Syeirazi. 

Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpancing kepanikan, mengingat PT Pertamina (Persero) berkomitmen penuh dalam menjaga stabilitas pasokan.

Kholid meluruskan persepsi mengenai cadangan 20 hari yang sering disalahartikan. Menurutnya, angka tersebut bukan berarti stok akan ludes setelah 20 hari, melainkan sebuah siklus stok yang terus diperbarui oleh Pertamina.


"Untuk itu, masyarakat diminta tenang, tidak panik, dan tidak melakukan penimbunan karena justru berdampak buruk terhadap ekonomi," ujar dia dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Senin 9 Maret 2026. 

Kholid membagi cadangan energi ke dalam tiga kategori Utama; cadangan strategis, cadangan penyangga energi (CPE) yang bersifat mandatori dari pemerintah sesuai kemampuan negara - sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 96 Tahun 2024, serta cadangan operasional, di mana stok yang dikelola badan usaha (seperti Pertamina) dengan durasi sekitar 20 hingga 23 hari.

Ia menjelaskan bahwa cadangan operasional bersifat sirkuler. Artinya, stok yang digunakan akan segera digantikan dengan pasokan baru, baik dari produksi dalam negeri maupun impor. Menjelang Idul Fitri, ketahanan stok dipastikan sangat kuat; Pertalite mencukupi hingga 28 hari, Pertamax 29 hari, dan stok Avtur pun dalam kondisi aman.

”Jadi saya mengimbau kepada masyarakat tidak perlu panik. Yang disebut sekitar 20 hari itu stok sirkuler, jadi keluar masuk. Begitu ada barang keluar, ada barang yang masuk," ujar Kholid.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, menegaskan bahwa angka 20 hari tersebut merupakan inventory atau simpanan di gudang penyimpanan.

”Masyarakat tidak perlu khawatir. Karena yang namanya 20 hari tidak berarti 20 hari ke depan akan habis. Ketika dijual, katakanlah hari ini dijual seribu, Pertamina akan mendatangkan juga seribu, bahkan lebih. Karena mereka berkepentingan agar bisnis mereka tetap berjalan,” katanya.

Komaidi juga memberikan perbandingan bahwa cadangan operasional Indonesia jauh lebih baik ketimbang negara tetangga di mana Vietnam memiliki cadangan operasional hanya 15 hari dan Laos sekitar 10 hari.

Menghadapi momentum Ramadan dan Idul Fitri, Komaidi yakin distribusi akan berjalan lancar berkat kesiapan Satgas khusus yang dibentuk Pertamina. "Dan saya kira stok di masing-masing wilayah juga sudah aman," pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya