Berita

Ilustrasi SPBU. (Foto: Istimewa)

Politik

Segera Perkuat Cadangan BBM Nasional Buntut Dinamika Geopolitik Global

SENIN, 09 MARET 2026 | 02:24 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah agar segera memperkuat cadangan BBM nasional. Meski saat ini stok BBM nasional diperkirakan masih aman untuk sekitar 20 hingga 23 hari ke depan.

Anggota Komisi XII DPR  Yulian Gunhar mengatakan, pemerintah tetap perlu meningkatkan cadangan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan pasokan akibat dinamika geopolitik global.

"Pemerintah harus juga memastikan distribusi BBM di dalam negeri tetap berjalan lancar dengan memprioritaskan pasokan ke titik-titik krusial, termasuk wilayah yang menjadi jalur distribusi batubara menuju PLTU," kata Gunhar dalam keterangannya di Jakarta, Minggu 8 Maret 2026.


Selain itu, kata Gunhar, koordinasi lintas sektor antara pemerintah daerah, Pertamina, serta aparat keamanan dinilai perlu diperkuat untuk menjamin kelancaran distribusi BBM dan batubara dari terminal BBM maupun pelabuhan menuju lokasi PLTU.

Gunhar menekankan, ketahanan energi harus dijaga bersama, terutama menjelang Idulfitri.

"Agar operasional PLTU tetap berjalan dan pasokan listrik bagi masyarakat tetap aman,” kata Gunhar.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya