Berita

Jemaah umrah tiba di tanah air (Foto: Kemenhaj)

Dunia

Pemerintah Perkuat Pendampingan Kepulangan Jemaah Umrah di Bandara Jeddah

SABTU, 07 MARET 2026 | 09:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sinergi antara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) dengan Tim Fungsi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah terus ditingkatkan untuk mengawal kepulangan jemaah umrah asal Indonesia. 

Fokus utama pemantauan dilakukan di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, guna memastikan proses kepulangan berjalan lancar.

Berdasarkan laporan pengawasan lapangan yang dilaksanakan oleh Staf Teknis Haji pada KJRI Jeddah pada tanggal 5 Maret 2026, tercatat sebanyak 2.735 jemaah umrah Indonesia telah terpantau dan mendapatkan pendampingan dalam proses kepulangan melalui sejumlah maskapai penerbangan. 


Seluruh penerbangan yang dipantau pada hari tersebut dilaporkan berjalan sesuai dengan jadwal keberangkatan.

Dengan demikian, secara kumulatif jumlah jemaah umrah Indonesia yang telah terpantau kembali ke Tanah Air mencapai 14.796 orang, sejak 28 Februari 2026 hingga 5 Maret 2026.

Selain itu, petugas juga melakukan monitoring terhadap kedatangan jemaah umrah di Bandara Internasional King Abdulaziz. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 352 jemaah umrah Indonesia yang tiba dan terpantau oleh petugas di bandara pada periode yang sama.

Saat ini, terdapat 158 jemaah yang keberangkatannya tertunda. Mereka tengah menunggu penjadwalan ulang dari pihak maskapai dan travel, dengan posisi tersebar di wilayah Makkah dan Jeddah.

M. Ilham Effendy, Staf Teknis Haji Kantor Urusan Haji Jeddah, menegaskan komitmen pemerintah dalam mengawal situasi ini secara langsung di lapangan.

“Petugas terus berada di lapangan untuk memantau langsung proses keberangkatan jemaah umrah Indonesia di Bandara Internasional King Abdulaziz. Kami memastikan jemaah mendapatkan informasi yang jelas serta pendampingan selama proses kepulangan berlangsung,” ujar Ilham di Jeddah, dikutip Sabtu 7 Maret 2026. 

Ia juga menjelaskan bahwa bagi jemaah yang mengalami penundaan penerbangan, pemerintah terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan dapat berjalan optimal.

“Bagi jemaah yang saat ini masih menunggu penjadwalan ulang penerbangan, kami terus melakukan koordinasi dengan maskapai dan penyelenggara perjalanan. Kami memastikan seluruh jemaah tetap mendapatkan pendampingan serta pelayanan yang diperlukan hingga dapat kembali ke Tanah Air dengan aman,” tambahnya.

Pemerintah melalui Kemenhaj dan Satgas Bandara terus menjalin komunikasi intensif dengan pihak maskapai dan penyelenggara umrah. Hal ini dilakukan untuk menjamin hak-hak jemaah terpenuhi hingga mereka mendarat di tanah air. Keluarga jemaah di Indonesia diharapkan tetap tenang karena pengawasan dilakukan secara nonstop di Arab Saudi.

Untuk meminimalisir kendala di bandara, jemaah disarankan untuk memperhatikan poin-poin berikut:

1. Kelengkapan Dokumen: Selalu simpan paspor, boarding pass, dan tanda pengenal di tempat yang mudah dijangkau.
2. Kepatuhan Instruksi: Ikuti arahan petugas bandara maupun pembimbing travel secara disiplin.
3. Update Informasi: Aktif mengecek status penerbangan untuk mengantisipasi perubahan jadwal mendadak.
4. Koordinasi Kelompok: Tetap berada dalam rombongan dan jangan berpindah lokasi tanpa seizin petugas.
5. Kesehatan Fisik: Jaga stamina dengan istirahat yang cukup dan hidrasi yang teratur selama masa tunggu.

Pemerintah memastikan seluruh proses pengawasan dan pendampingan dilakukan secara maksimal untuk memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi jemaah umrah Indonesia.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya