Berita

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Politik

Zulhas: Kopdes Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Desa

SABTU, 07 MARET 2026 | 04:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemerintah mendorong penguatan ekonomi desa melalui pengembangan koperasi desa (Kopdes) sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus pendorong pertumbuhan baru di tingkat desa.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan alias Zulhas mengatakan, kopdes akan menjadi mesin penggerak ekonomi rakyat yang mampu memperkuat kemandirian desa dan mendukung program swasembada pangan nasional.

Ia menilai, setiap desa harus memiliki sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru agar masyarakat desa tidak hanya bergantung pada satu sektor ekonomi.


"Setiap desa itu harus ada pertumbuhan-pertumbuhan ekonomi baru, untuk mendukung swasembada pangan," kata Zulhas dalam acara buka puasa bersama di Rumah DPP PAN, Jakarta Selatan, Jumat 6 Maret 2026.

Menurutnya, penguatan kopdes juga merupakan implementasi nyata dari konsep ekonomi Pancasila yang menekankan pemerataan dan penguatan ekonomi rakyat.

"Bahasa populernya itu pemerataan, atau ekonomi Pancasila, atau Pasal 33," kata Zulhas.

Selain memperkuat ekonomi desa, pemerintah juga menaruh perhatian pada kesejahteraan nelayan yang dinilai masih tertinggal dibandingkan petani.

Zulhas menjelaskan nilai tukar petani, khususnya petani padi dan jagung, sudah menunjukkan perbaikan. Namun kondisi serupa belum sepenuhnya dirasakan oleh para nelayan.

Karena itu, pemerintah menargetkan peningkatan nilai tukar nelayan agar minimal setara dengan petani padi melalui berbagai program penguatan sektor perikanan, termasuk pembangunan kampung nelayan.

"Insya Allah tahun ini nilai tukar nelayan kita akan tingkatkan dari 166, paling kurang harus sama dengan petani padi 125," kata Zulhas.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya