Berita

Aktivis kemanusiaan Wanda Hamidah dalam konferensi pers bertajuk “Ganyang Penjajahan Gaya Baru: Tolak BoP!” di Kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat 6 Maret 2026.(Foto: Istimewa)

Politik

Wanda Hamidah:

Pembentukan Board of Peace untuk Hancurkan Umat Islam

SABTU, 07 MARET 2026 | 03:06 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Aktivis kemanusiaan Wanda Hamidah mempertanyakan legalitas Board of Peace (BoP) yang menurutnya bukan lembaga resmi dalam sistem internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Hal itu dikatakan Wanda dalam konferensi pers bertajuk “Ganyang Penjajahan Gaya Baru: Tolak BoP!” di Kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat 6 Maret 2026.

“Board of Peace ini bukan not even United Nation, bukan PBB. Kenapa Donald Trump tidak memakai mekanisme PBB, United Nation? Ini BOP, lembaga di luar United Nation yang tidak punya legal standing, yang tidak punya aturan,” kata Wanda.
 

 
Wanda bahkan menyebut forum tersebut sebagai lembaga yang dibentuk di luar mekanisme internasional dan memiliki kepentingan tertentu terhadap Palestina.

“Ini adalah lembaga yang didirikan oleh Trump beserta para proxy-nya untuk menghancurkan Baitul Maqdis terutama, untuk menghancurkan umat Islam terutama,” kata Wanda.

Wanda juga menyoroti isu bantuan dana Rp 17 triliun, yang berasal dari rakyat Indonesia.

Ia mempertanyakan kebijakan tersebut di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi berbagai kesulitan di dalam negeri.

Karena itu, Wanda menilai pemerintah seharusnya memiliki pilihan untuk tidak terlibat dalam forum tersebut, sebagaimana sikap politik luar negeri yang pernah ditempuh Indonesia pada masa Presiden Soekarno.

“Kita punya pilihan untuk tidak bergabung dengan para penjajahan,” kata Wanda.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya